Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Selain itu, babi ini juga hanya mau makan makanan yang biasa dikonsumsi manusia, seperti nasi, teh, kopi, dan juga suka mengisap rokok.

Dilansir dari laman aneka berita Solopos.com yang dikutip dari detik.com, hewan aneh itu milik Tuliran alias Bawor, 55, warga RT 008/RW 003 Desa Pekuncen, Kecamatan Jatilawang, Kabupaten Banyumas.

Babi hutan tersebut saat ini berada di dalam kandang di rumah Bawor yang kini menjadi tontonan warga setempat.

Bawor menceritakan, ia mendapatkan babi hutan aneh itu di daerah Karang Nini, Pangandaran, Jawa Barat, sekitar tiga bulan lalu.

Awalnya, ia merasa heran saat melihat adanya babi hutan dengan kaki yang memiliki jari memanjang.

“Aneh saja, kok ada celeng (babi hutan) kakinya tak lazim, depan belakang berjari. Jarinya itu jumlahnya empat. Jadi belakang empat, depan empat,” terang BaworSelasa (16/6/2020).

Babi hutan milik warga Banyumas itu juga memiliki taring yang tumbuh ke samping. Padahal biasanya taring babi hutan tumbuh ke atas dan bawah.

“Taringnya kayak tanduk. Tidak ke atas dan bawah, tapi ke samping,” sambung dia.Babi hutan yang dipelihara Bawor itu tidak mau makan dedaunan. Hewan tersebut justru memilih makan nasi dan minum kopo atau teh hangat.“Babi hutan itu saya pelihara. Tapi makanannya aneh. Maunya makan nasi sama daging celeng. Minum teh manis sama kopi. Air bening mentah tidak mau. Makanan mentah tidak doyan, pepaya, singkong mentah juga tidak mau. Celeng lain kalau dikasih pepaya mentah ya mau,” jelas Bawor.Dikabarkan Okezone.com, babi hutan aneh di Banyumas yang dipelihara Bawor itu dipanggil dengan sebutan abah. Saat namanya dipanggil hewan itu bakal merespons dengan berdiri. Namun, kondisi kakinya yang aneh membuat babi hutan ini berjalan terseok-seok.Selama 10 tahun berburu di hutan, Bawor baru sekali menemukan babi hutan berbentuk aneh. Biasanya dia menemukan babi hutan bertaring dengan bobot 80 kilogram. Tetapi babi hutan bernama abah itu sudah memiliki taring meski bobotnya hanya 12 kilogram. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler