Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Magelang – Gunung Merapi kembali mengeluarkan hujan abu, Selasa (30/3/2021) pagi. Hujan abu tersebut saat ini diketahui mengguyur sejumlah desa di tiga kecamatan berbeda di Kabupaten Magelang.

Berdasarkan data yang didapat dari Plt Kepala BPBD Kabupaten Magelang Edy Susanto, hujan abu mengguyur sejumlah desa di Kecamatan Dukun, Sawangan, dan Srumbung. Di Kecamatan Dukun terjadi di Desa Sewukan, Paten, Mangonsoka, Krinjing, dan Ketunggeng.

Selanjutnya hujan abu di Kecamatan Srumbung terjadi di Desa Srumbung, Kradenan, dan Bringin. Lalu ujan abu di Kecamatan Sawangan terjadi di Desa Krogowanan.

"Berdasarkan informasi dari masyarakat yang masuk di Pusdalops BPBD Kabupaten Magelang, dampak dari Awan panas guguran Merapi tersebut terjadi hujan abu tipis," kata Edy seperti dikutip Detik.com, Selasa (30/3/2021).

Hujan abu tersebut, kata Edy, tidak berdampak signifikan pada aktivitas masyarakat di Kabupaten Magelang.

"Tidak ada dampak hujan abu yang signifikan di Kabupaten Magelang. Warga masyarakat tetap melakukan kegiatan aktivitas seperti biasa. Kemudian hujan abu yang turun berangsur reda," tuturnya.

Edy mengimbau kepada masyarakat yang berada di wilayah kawasan rawan bencana (KRB) III untuk tetap memantau informasi dari Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) terkait perkembangan aktivitas Gunung Merapi.Diberitakan sebelumnya, Kepala BPPTKG Hanik Humaida menyampaikan Gunung Merapi erupsi dengan meluncurkan awan panas pada pukul 07.06 WIB pagi tadi.Hanik menjelaskan awan panas Gunung Merapi tercatat di seismogram dengan amplitudo 60 milimeter dan durasi 135 detik."Jarak luncur kurang lebih 1.500 meter ke arah barat daya dan angin bertiup ke utara," ungkapnya kepada wartawan dalam keterangan tertulis, pagi tadi. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler