Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Banyumas – Kepala Satgas 7 Bagian Humas PPKM Darurat Polresta Banyumas, AKP R Manggala menegaskan seruan aksi penolakan PPKM Darurat melalui flyer yang di-posting di media sosial beberapa hari terakhir dan membuat geger jagat maya Banyumas adalah berita bohong atau hoaks.

Ia pun memastikan, postingan tersebut menuliskan akan melakukan aksi bersama pada hari ini, Senin (19/7/2021) pukul 13.00 WIB dengan titik kumpul di Pendapa Bupati Banyumas adalah buatan orang yang tak bertanggung jawab.

"Saya tegaskan Flyer tentang adanya gerakan Aliansi Masyarakat Banyumas bersama Keluarga Besar Pedagang Pasar Banyumas (KBPP) tersebut yang tertulis akan dilaksanakan pada hari Senin, 19 Juli 2021 di Pendapa Bupati Banyumas pukul 13.00 WIB adalah tidak benar adanya atau hoax," katanya seperti dikutip Detik.com, Senin (19/7/2021).

Dia juga meminta agar masyarakat harus bijak dalam menggunakan media sosial dan crosscheck segala informasi yang ada di media sosial.

"Mari kita jaga kesehatan dan keselamatan Banyumas, jangan mudah terprovokasi dengan berita hoax," ujarnya.

Pengurus Paguyuban Pedagang Pasar Wage Purwokerto, Heri Gudeg, mengimbau para pedagang dan seluruh elemen yang ada di Pasar Wage Purwokerto untuk tidak terprovokasi dengan ajakan tersebut.

Cahyono, Kapala Pasar Ajibarang juga mengatakan jika beredar isu yang mengatasnamakan paguyuban pedagang di Kabupaten Banyumas dan mengajak aksi demo di Pendopo Kabupaten Banyumas itu adalah tidak benar."Ada dua isu Yang beredar di Pasar Ajibarang yaitu penutupan pada tanggal 18,19,20 Juli 2021 itu adalah hoaks, tidak benar adanya. Kemudian ada isu beredar bahwa akan ada demo yang mengatasnamakan paguyuban pedagang di Kabupaten Banyumas, itu juga hoaks," ucapnyaHal senada juga diungkapkan Ketua Paguyuban PKL Pasar Karanglewas Lor, Titut Kushartono. Ia pun memastikan flyer ajakan berdemo itu sebagai kabar bohong."Hingga saat ini juga tidak ada koordinasi dengan semua pihak dari Paguyuban Pedagang Pasar di Kabupaten Banyumas. Kami pastikan itu hoaks,” tandasnya Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler