Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Solo – Tenaga kesehatan (Nakes) RSUD dr Moewardi, Solo diperbantukan untuk memberikan pelayanan di Rumah Sakit Darurat Covid-19 (RSCD) Asrama Haji Donohudan, Boyolali. Hal itu dilakukan setelah RSCD Donohudan mulai diperasikan.

Direktur RSDM, Cahyono Hadi menyebutkan, saat ini pengoprasian RSCD Donohudan baru satu lantai. Karena itu, ada beberapa nakes yang diperbantukan untuk menunjang pelayanan.

"Jadi nakesnya sebagian dari RSDM, dan supervisor juga dari RSDM. Untuk teknis dibantu relawan," kata Direktur RSDM, Cahyono Hadi seperti dikutip Detik.com.

Untuk sementara ada 40 personel yang disiapkan di RSDC Donohudan. Di antaranya ialah dokter spesialis paru, penyakit dalam, anestesi dan sejumlah dokter lain.

"Ada 40 personel, separuh dari Moewardi, separuh relawan. Dokter spesialis lengkap, dari Moewardi," ujar dia.

Cahyono mengatakan RSDC di Donohudan baru difungsikan di lantai 1. Ada 40 tempat tidur dan 8 ruang HCU yang tersedia di lantai 1.
"Baru lantai 1 yang sudah dioperasikan. Tapi sepertinya belum ada pasien yang masuk. Kita sedia payung sebelum hujan," ujar dia.RSDC Donohudan hanya akan menerima pasien Corona dengan gejala ringan dan sedang. Apabila kondisi pasien memburuk, maka akan dirujuk ke RSDM."Penghuni isolasi terpusat Donohudan itu kan OTG, kalau merasakan gejala ringan atau sedang bisa masuk ke RS darurat. Kita juga siapkan HNFC (alat terapi oksigen bertekanan tinggi), kalau butuh ventilator nanti dirujuk ke RSDM," terang dia. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler