Bantu Pedagang Terdampak Pandemi, ASN Pemkot Magelang Diajak Berbelanja di Pasar Tradisional
Murianews
Jumat, 20 Agustus 2021 14:35:49
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Magelang – Pemerintah Kota Magelang mengajak seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) untuk berbelanja di pasar rakyat dan Pedagang Kaki Lima (PKL), terutama yang berjualan di shelter seluruh Kota Magelang.
Ajakan yang diberinama Gerakan Nglarisi Dagangan Pasar Rakyat, PKL dan UMKM ini mulai diterapkan mulai hari ini, Jumat (20/8/2021).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, Catur Budi Fajar Sumarmo mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu para pedagang yang omzetnya menurun siginifikan karena terdampak pandemi Covid-19.
“Dengan cara kita mengajak para ASN untuk berbelanja di Pasar Rakyat dan PKL, minimal kita dapat membantu meringankan beban mereka supaya bertahan dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini,” katanya dalam siaran pers di laman Pemprov Jateng, Jumat (20/8/2021).
Dalam pelaksanaannya, para ASN tersebut dianjurkan berbelanja berdasarkan lokasi Organisasi Perangkat Daerah (OPD) berada. Untuk OPD di Kecamatan Magelang Utara bisa berbelanja di Pasar Kebonpolo atau PKL di Wilayah Kecamatan Magelang Utara.
Kemudian, OPD di Kecamatan Magelang Tengah, bisa berbelanja di Pasar Cacaban atau PKL di wilayah tersebut. Begitu pula OPD di Kecamatan Magelang Selatan bisa berbelanja di Pasar Rejowinangun dan Pasar Gotong Royong, serta PKL di wilayah kecamatan Magelang Selatan.
Catur menjelaskan, program ini dilaksanakan sebagai tindaklanjut imbauan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo kepada ASN untuk berbelanja di UMKM, pedagang pasar rakyat dan PKL termasuk UMKM.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi. (Pemkot Magelang/Antara)[/caption]
MURIANEWS, Magelang – Pemerintah Kota Magelang mengajak seluruh Aparat Sipil Negara (ASN) untuk berbelanja di pasar rakyat dan Pedagang Kaki Lima (PKL), terutama yang berjualan di shelter seluruh Kota Magelang.
Ajakan yang diberinama Gerakan Nglarisi Dagangan Pasar Rakyat, PKL dan UMKM ini mulai diterapkan mulai hari ini, Jumat (20/8/2021).
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Magelang, Catur Budi Fajar Sumarmo mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk membantu para pedagang yang omzetnya menurun siginifikan karena terdampak pandemi Covid-19.
“Dengan cara kita mengajak para ASN untuk berbelanja di Pasar Rakyat dan PKL, minimal kita dapat membantu meringankan beban mereka supaya bertahan dalam menghadapi pandemi Covid-19 ini,” katanya dalam siaran pers di laman