Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Magelang - Peristiwa nahas menimpa Muhroji, warga Desa Tonogoro, Kecamatan Mertoyudan, Kabupaten Magelang. Pria berusia 50 tahun itu ditemukan tewas setelah kecebur ke dalam sumur, Sabtu (11/12/2021).

Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto mengungkapkan, sekitar pukul 09.30 WIB, korban sedang memotong bambu di kebun. Kemudian korban ingin buang air kecil namun tidak sengaja menginjak sumur yang tertutup dengan rumput dan daun kering.

Baca: Pemkab Magelang Kirim Sembako dan Uang Tunai untuk Korban Semeru

Korban akhirnya terjatuh ke dalamnya. Kedalaman sumur sekitar 15 meter dengan diameter satu meter.

“Sumur tersebut sudah tidak dipakai. Diduga korban tidak melihat ada sumur saat ingin buang air kecil sehingga terperosok. Korban sempat berteriak minta tolong dan terdengar oleh warga sekitar dan kejadian itu dilaporkan pada pihak terkait,” ungkapnya.

Setelah mendapat informasi tersebut, pihaknya kemudian memerintahkan Koordinator Kepala Unit SAR Borobudur Basuki untuk memberangkatkan satu tim rescue untuk melakukan pertolongan.
Setelah mendapat informasi tersebut, pihaknya kemudian memerintahkan Koordinator Kepala Unit SAR Borobudur Basuki untuk memberangkatkan satu tim rescue untuk melakukan pertolongan.Baca: Pengemudi Truk di Magelang Hilang Diterjang Lahar Dingin MerapiUpaya pertolongan tim SAR gabungan dilakukan dengan metode lowering. Satu rescuer turun dengan alat bantu pernafasan Self Contained Breating Apparatus (SCBA) untuk mengikat tubuh korban selanjutnya ditarik dengan sistem lifting.“Sekitar pukul 11.00 WIB, korban berhasil dievakuasi dalam keadaan meninggal dunia . Setelah dievakuasi, korban kemudian dibawa ke RSUD Muntilan. Dengan dievakuasinnya korban maka operasi SAR dinyatan selesai dan tim yang terlibat kembali kesatuannya masing-masing,” tutupnya. Reporter: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler