Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Semarang - Kebakaran yang terjadi di Rumah Sakit Umum Provinsi (RSUP) dr Kariadi ternyata sudaglh terjadi sejak Kamis (30/12/2021) sore. Kebakaran tersebut bahkan sudah diketahui sekitar pukul 16.15 WIB.

Direktur Utama (Dirut) RSUP dr Kariadi, Farichah Hanum menjelaskan, kebakaran tersebut berawal dari ruang MRI. Namun api makin membesar dan sekitar pukul 19.00 WIB kobaran api terlihat tinggi.

"(Kamis) ore sekitar pukul 16.15 WIB kebakaran di ruang MRI instalasi Onkologi," kata Farichah seperti dikutip Detik.com.

"Tim internal kami begitu mengetahui ada potensi api semua bergerak secara cepat bagaimana kami harus mengantisipasi penanda bahaya kebakaran. Bagaimana tim kami harus mengevakuasi pasien, dokumen-dokumen penting, mengevakuasi peralatan-peralatan yang dibutuhkan. Itu kami lakukan secara tepat," jelasnya.

Baca: Kebakaran RSUP Kariadi Semarang Diduga Akibat Korsleting Listrik

Farichah mengungkapkan hingga semalam sekitar 50 orang pasien dievakuasi ke tempat yang aman.

"Sejauh ini 50 pasien yang ada di instalasi Kasuari sudah kami evakuasi yang sekarang kami tempatkan di instalasi Garuda. Yang jelas semua sudah mendapatkan ruangan sebagaimana mestinya, kami harus memberikan pelayanan terbaik," ujarnya.

Meski api sudah padam, namun pihaknya belum bisa memastikan penyebab kebakaran karena pihak berwajib masih melakukan penyelidikan.

"Penyebab masih menunggu penyelidikan lebih lanjut. Tadi sudah kami cocokkan, semua sudah terevakuasi. Kami tunggu penyelidikan, kalau sudah terselesaikan kami akan memastikan bagaimana operasional," ujarnya.

Terkait pelayanan pasien, ia mengatakan tidak terlalu terganggu karena pasien di sekitar lokasi sudah dievakuasi.

"Semoga kejadian hari ini segera bisa kami atasi dan seluruh pelayanan bisa kembali normal," imbuhnya.Baca: Ganjar: Kebakaran RSUP Kariadi Sudah PadamSementara itu, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo saat meninjau lokasi kebakaran RSUP dr Kariadi, Kamis (30/12/2021) memastikan pelayanan untuk pasien tidak terganggu."Publik biar tidak terlalu banyak spekulasi, ini antara yang dipakai untuk pasien dan gedungnya (yang terbakar) tidak jadi satu, terpisah dan seluruhnya sudah dievakuasi," kata Ganjar di lokasi.Dari diskusi dengan direktur utama rumah sakit, Ganjar memastikan tidak ada gangguan pelayanan kepada pasien."Saya kira (pelayanan) nggak akan keganggu, ini ada bu dirut, tidak terdampak jadi cuma alat MRI aja. banyak kok sini alatnya. Jadi ketika tidak masuk pada main building-nya yang untuk merawat pasien sih insyaallah perawatan lancar-lancar saja dan tidak terganggu. Peralatan tidak terganggu, Kariadi masih terus menjalankan ini dengan baik," jelasnya.Ganjar juga memuji respons cepat berbagai pihak untuk penanganan kebakaran termasuk melakukan evakuasi cepat kepada 50 pasien di gedung Kasuari dan dipindahkan ke gedung Garuda."Pasiennya baik nggak ada yang terkena jadi hanya peralatan aja, MRI saja (yang terbakar) korban nggak ada," tegasnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler