Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Purbalingga – Warga Desa Banjaran, Kecamatan Bojongsari, Kabupaten Purbalingga digegerkan dengan temuan sesosok mayat di areal persawahan, Kamis (6/1/2022) malam.

Mayat tersebut diketahui bernama Tri Pranoto (53) warga Desa Banjaran RT 25 RW 12. Sebelum ditemukan meninggal, korban sempat dicari lantaran tak kunjung pulang sejak berpamitan ke sawah.

Kapolsek Bojongsari AKP I Made Nergo mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 18.30 WIB di sawah yang berjarak kurang lebih 500 meter dari rumahnya.

Baca: Bocah 2 Tahun di Demak Dibunuh, Mayatnya Dibuang di Pinggir Jalan

“Korban ditemukan anaknya yang sedang mencari karena sejak siang hari pergi ke sawah hingga malam tidak kunjung pulang ke rumah,” kata AKP Nergo seperti dikutip Serayunews.com, Jumat (07/01/2022).

Korban ditemukan oleh anaknya sendiri yang sedang mencari keberadaanya karena tidak kunjung pulang setelah berpamitan ke sawah.

Berdasarkan keterangan pihak keluarga sebelum kejadian korban berpamitan pergi ke sawah sekira pukul 14.00 WIB.

Namun hingga pukul 18.00 WIB korban tidak pulang ke rumah. Oleh karenanya anak korban mencari ke sawah dan menemukan ayahnya sudah tergeletak meninggal di sawah.
Baca: Mayat Perempuan Mengapung di Sungai Karangrowo KudusKapolsek menambahkan dari hasil pemeriksaan jenazah korban bersama Inafis Polres Purbalingga dan pihak medis puskesmas tidak ditemukan tanda kekerasan. Diduga korban meninggal dunia akibat serangan jantung.“Dari keterangan keluarganya korban memiliki riwayat sakit jantung. Diduga sakitnya kambuh saat di sawah yang mengakibatkan ia meninggal dunia,” kata kapolsek.Setelah dilakukan pemeriksaan jenazah korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarganya menerima kematian korban sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi.Baca: Mayat Bocah Laki-Laki Mengapung di Sungai Kudus Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Serayunews.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler