Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Banjarnegara - Sebanyak 38 tenaga kesehatan (nakes) di Banjarnegara diduga terkena Covid-19 varian Omicron. Jumlah tersebut merupakan jumlah akumulatif sejak Januari 2022 hingga sekarang.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Banjarnegara dr Latifa Hesti menyebutkan, selain nakes, jumlah terpapar Covid-19 yang diduga variam baru Omicron totalnya mencapai 49. Dari jumlah tersebut, semuanya tengah diisolasi.

"Dari bulan Januari tahun ini sampai sekarang untuk nakes kami sudah ada 38 orang yang terpapar (Omicron). Kalau secara umu total ada 49 orang," katanya seperti dikutip Detik.com, Selasa (8/2/2022).

Baca: Ada Omicron dan Kasus Covid-19 Melejit, Pati Tingkatkan Kewaspadaan

Hesti menyebut ciri khas Omicron memiliki penyebaran virus yang lebih cepat dibandingkan Delta. Dia menduga kasus Corona di daerahnya merupakan varian Omicron karena penyebarannya lebih cepat.

"Kasus terus naik, ciri khas Omicron seperti ini, penyebaran cepat sekali, 4 kali lebih cepat dibanding varian Delta," ujarnya.

Dinkes sudah mengirim enam sampel untuk tes whole genome sequencing (WGS). Hasilnya kala itu masih probable.
"Kalau kita melihat tren yang penularannya begitu cepat sedangkan gejala tidak seperti Delta, kemungkinan ini sudah varian Omicron. Walaupun secara GWS kita tidak bisa terus mengirimkan karena hanya ada di Semarang dan GWS dikirimkan apabila PCR CT valuenya kurang dari 50 kemudian kasus meningkat tajam dan banyak pendatang," kata dia.Baca: Jabodetabek, Bandung Raya, Bali dan DIY Masuk PPKM Level 3 Gegara OmicronHesti menyebut saat kasus aktif di Banjarnegara ada 49 orang. Dari jumlah tersebut sebagian besar melakukan isolasi mandiri di rumah masing-masing."Di Kabupaten Banjarnegara ada 49 orang, sebagian besar isolasi mandiri di rumah. Beberapa ada yang dirawat di rumah sakit, dan ada 3 orang yang isolasi terpusat yang kita siapkan di BLK. 1 bidan, 1 ibu hamil beserta suaminya. Jadi dua-duanya positif," terangnya. Penulia: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler