Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Semarang — Enam anggota sindikat pembobol rekening nasabah bank BUMN di Kota Semarang diringkus polisi. Dari aksinya tersebut, para tersangka berhasil menggasak uang hingga Rp 1,5 miliar

Keenam pelaku itu ditangkap di sebuah hotel di Kota Solo, Kamis (17/2/2022). Keenamnya juga diketahui berasal dari Sumatera Utara yang sengaja datang ke Semarang untuk beraksi.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar menyebutkan, keenam pelaku diketahui bernama Khairun Fahrints (28), Muhammad Andi Syahputra (30), Rendi Dwi Putra (35), dan Taufiq Ramadan (32), Kiki Handayani (25), dan Windari (23). Keenam pelaku itu ditangkap di sebuah hotel di Kota Solo, Kamis (17/2/2022).

”Keenam pelaku itu telah menggasak uang milik nasabah bank BUMN mencapai Rp1,5 miliar. Aksi kejahatan itu dilakukann para tersangka saat berada di Kota Semarang, Selasa (15/2/2022),” katanya seperti dikutip Solopos.com, Sabtu (19/2/2022).

Sebelum menjalankan aksinya di sebuah bank BUMN, para pelaku telah membekali diri dengan dokumen palsu seperti KTP elektronik, buku tabungan, hingga spesimen tanda tangan calon korban. Dari enam pelaku itu dua di antaranya juga berpura-pura menjadi nasabah pemilik rekening bank.

“Jadi nasabah yang rekeningnya dibobol ini tidak tinggal di Semarang,” ujarnya.

Setelah sukses membobol rekening korban di tujuh kantor cabang bank yang berbeda, komplotan ini langsung kabur ke daerah lain.

Berdasarkan laporan dari pihak bank, kata dia, kepolisian langsung menelusuri rekaman CCTV untuk mengetahui jejak komplotan pembobol rekening bank di Semarang itu.
Dari penyidikan yang dilakukan, Reskrim Polrestabes Semarang yang dipimpin Panit Resmon Ipda Arindra Pratama meringkus keenam pelaku pembobol rekening bank BUMN itu saat menginap di sebuah hotel di Kota Solo, Kamis kemarin.“Di Solo, sindikat ini berencana menjalankan aksi serupa,” ungkap Irwan.Hal itu didasari atas temuan barang bukti 10 dokumen perbankan yang dipalsukan yang akan digunakan menarik uang milik calon korban di Kota Solo.Saat ini, lanjut Irwan, pihaknya masih mendalami dugaan keterlibatan pegawai di internal bank yang dibobol komplotan pembobol rekening nasabah bank tersebut. Ia mengatakan komplotan ini diduga memperoleh data nasabah yang akan dibobol dari orang dalam bank.Atas perbuatannya, para pelaku dijerat dengan Pasal 263 KUHP tentang pemalsuan dokumen dan Pasal 480 KUHP tentang penadahan barang hasil tindak pidana. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler