Kuras Rp 1,5 M, 6 Anggota Sindikat Pembobol Rekening Diringkus Polisi
Murianews
Sabtu, 19 Februari 2022 19:24:54
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Semarang — Enam anggota sindikat pembobol rekening nasabah bank BUMN di Kota Semarang diringkus polisi. Dari aksinya tersebut, para tersangka berhasil menggasak uang hingga Rp 1,5 miliar
Keenam pelaku itu ditangkap di sebuah hotel di Kota Solo, Kamis (17/2/2022). Keenamnya juga diketahui berasal dari Sumatera Utara yang sengaja datang ke Semarang untuk beraksi.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar menyebutkan, keenam pelaku diketahui bernama Khairun Fahrints (28), Muhammad Andi Syahputra (30), Rendi Dwi Putra (35), dan Taufiq Ramadan (32), Kiki Handayani (25), dan Windari (23). Keenam pelaku itu ditangkap di sebuah hotel di Kota Solo, Kamis (17/2/2022).
”Keenam pelaku itu telah menggasak uang milik nasabah bank BUMN mencapai Rp1,5 miliar. Aksi kejahatan itu dilakukann para tersangka saat berada di Kota Semarang, Selasa (15/2/2022),” katanya seperti dikutip Solopos.com, Sabtu (19/2/2022).
Sebelum menjalankan aksinya di sebuah bank BUMN, para pelaku telah membekali diri dengan dokumen palsu seperti KTP elektronik, buku tabungan, hingga spesimen tanda tangan calon korban. Dari enam pelaku itu dua di antaranya juga berpura-pura menjadi nasabah pemilik rekening bank.
“Jadi nasabah yang rekeningnya dibobol ini tidak tinggal di Semarang,” ujarnya.
Setelah sukses membobol rekening korban di tujuh kantor cabang bank yang berbeda, komplotan ini langsung kabur ke daerah lain.
Berdasarkan laporan dari pihak bank, kata dia, kepolisian langsung menelusuri rekaman CCTV untuk mengetahui jejak komplotan pembobol rekening bank di Semarang itu.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi. (Freepik)[/caption]
MURIANEWS, Semarang — Enam anggota sindikat pembobol rekening nasabah bank BUMN di Kota Semarang diringkus polisi. Dari aksinya tersebut, para tersangka berhasil menggasak uang hingga Rp 1,5 miliar
Keenam pelaku itu ditangkap di sebuah hotel di Kota Solo, Kamis (17/2/2022). Keenamnya juga diketahui berasal dari Sumatera Utara yang sengaja datang ke Semarang untuk beraksi.
Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar menyebutkan, keenam pelaku diketahui bernama Khairun Fahrints (28), Muhammad Andi Syahputra (30), Rendi Dwi Putra (35), dan Taufiq Ramadan (32), Kiki Handayani (25), dan Windari (23). Keenam pelaku itu ditangkap di sebuah hotel di Kota Solo, Kamis (17/2/2022).
”Keenam pelaku itu telah menggasak uang milik nasabah bank BUMN mencapai Rp1,5 miliar. Aksi kejahatan itu dilakukann para tersangka saat berada di Kota Semarang, Selasa (15/2/2022),” katanya seperti dikutip