Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Semarang — Temuan mayat seorang laki-laki tanpa identitas di Sungai Tuntang, Kabupaten Semarang, Senin (28/2/2022) membuat heboh warga setempat.

Pasalnya, mayat tersebut diduga kuat sebagai korban pembunuhan. Hal ini mengacu temuan tas berisi batu yang diduga digunakan sebagai pemberat supaya mayat tersebut tak segera mengapung ke permukaan.

Baca: Mayat Pria Pati di Saluran Air Korban Kecelakaan

Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Tegar Satrio Wicaksono membenarkan dugaan tersebut. Ia pun menduga tas berisi batu itu bertujuan untuk menenggelamkan tubuh korban ke dasar Sunagi Tuntang.

“Diduga kuat (tas berisi batu) bertujuan untuk menenggelamkan korban. Akan tetapi, ternyata tidak tenggelam,” katanya seperti dikutip Solopos.com.

Saat ini, lanjut dia, penyelidikan masih fokus pada penyebab kematian dan identitas korban. Dari hasil pemeriksaan awal dari sidik jari korban, diperoleh data tentang kemiripan korban dengan seseorang berinisial R yang merupakan warga Madiun, Jawa Timur (Jatim).

Baca: Dua Mayat Diduga Korban Kerangkeng Bupati Langkat Diautopsi
“Saat ini sedang dicek apakah benar ada hubungannya atau tidak,” katanya.Jasad pria tanpa identitas atau misterius ini kali pertama ditemukan di aliran Sungai Tuntang di Desa Asinan, Kabupaten Semarang, Senin (28/2/2022). Didapati pula sebuah tas yang di dalamnya berisi dua batu dengan berat sekitar 5 kg.Berdasarkan pemeriksaan awal terdapat luka pada bagian kening korban. Adapun ciri-ciri jasad pria tanpa identitas tersebut, antara lain berusia sekitar 35 tahun serta terdapat tato bertuliskan “Hopes & Robert” di bagian dada.Baca: Terdakwa Pembunuhan dan Pembuang Mayat di Hutan Geyer Grobogan Divonis 12 Tahun Bui Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler