Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Semarang- Periswara atau Persatuan Istri Wakil Rakyat Provinsi Jawa Tengah menggelar bazar aneka produk usaha mikro kecil menengah (UMKM). Bazar UMKM di halaman kantor DPRD Jateng di Semarang ini dilangsungkan Kamis hingga Jumat (10-11/3/2022).

Bazar dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua DPRD Jawa Tengah Sukirman. Dalam kesempatan itu, Sukirman berharap agar kegiatan ini menjadi titik awal bagi UMKM untuk terus bangkit.

“Kegiatan ini bisa menjadi pembuka sebagai upaya recovery UMKM. Mengingat saat ini, aturan-aturan terkait keberadaan Covid-19 mulai dilonggarkan. Jadi iklim kebangkitan ini dapat dimulai dari halaman kantor DPRD Jateng ini,” ujar Sukirman.

Baca juga: FPKB Jateng Dukung Perda Perlindungan bagi Driver Online

Hadir juga dalam acara ini, Wakil Ketua DPRD Jateng Ferry Wawan Cahyono, Ketua Periswara Jateng Diah Prianing Bambang Kusriyanto, jajaran Wakil Ketua Galuh Kirana dan Anggi serta sejumlah anggotanya. Ikut hadir, Sekretaris DPRD Jateng Urip Sihabudin dan Regionol CEO BRI Semarang Wahyu Sulistiyono.

Kegiatan yang diprakarasai Periswara ini memang menggandeng Regional BRI Semarang. Dihadiri sekitar 40 UMKM binaan BRI dari berbagai kota di Jawa Tengah.

Menurut Sukirman, UMKM sangat terdampak dari munculnya Covid-19. Dia berharap, setelah berlangsung dua tahun, situasi Covid-19 bisa segera terkendali.

“Kita juga akan terus mendukung agar UMKM ini terus bangkit. Karena UMKM ini memberikan multiplier effect yang sangat luar biasa, salah satunya mampu merekrut tenaga kerja. Bazar ini juga bisa menjadi pilot project agar Pemerintah semakin meningkatkan kinerjanya membangkitkan ekonomi,” paparnya

Sukirman menambahkan, saat ini Kawasan Industri mulai muncul di berbagai daerah di Jawa Tengah. Salah satu yang perlu dilakukan adalah bagaimana, UMKM ini juga ikut tumbuh di tengah munculnya Kawasan Industri tersebut.
Sukirman menambahkan, saat ini Kawasan Industri mulai muncul di berbagai daerah di Jawa Tengah. Salah satu yang perlu dilakukan adalah bagaimana, UMKM ini juga ikut tumbuh di tengah munculnya Kawasan Industri tersebut.“Paling tidak, juga melibatkan UMKM yang ada di sekitarnya, misal catering makanannya, atau konsumsi rapat, atau urusan penyediaan kebutuhan kantor seperti tisu. Jadi masyarakat sekitar tidak hanya menjadi penonton munculnya kawasan Industri itu,” tegasnya.Politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini juga berharap, Periswara terus hadir di tengah-tengah masyarakat untuk ikut mengatasi persoalan yang muncul. Meski DPRD dan Eksekutif yang menetapkan kebijakan pembangunan, pengejawantahannya harus dilakukan dengan berbagai pihak.“Terobosan-terobosan Periswara juga patut kita dukung. Misalnya setelah bazar ini, mungkin akan menggelar pasar murah, sebagai respon atas naiknya harga sejumlah kebutuhan masyarakat,” terangnya.Ketua Periswara Jateng Diah Prianing Bambang Kusriyanto mengatakan, ada sebanyak 40 stand dalam bazar tersebut. Menurutnya, lewat bazar, UMKM bisa terus meningkat produkfitasnya. “Kita berharap, kegiatan ini juga bisa menjadi bagian agar UMKM terus naik kelas,” tegasnya.   Penulis: Dani AgusEditor: Dani Agus

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler