Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Banjarnegara - Musibah longsor kembali terjadi di Banjarnegara. Kali ini longsor terjadi di dusun Plipiran RT 4 RW 3, Desa Limbangan, Kecamatan Madukara. Akibatnya, dua  pengemudi truk meninggal dunia usai tertimpa material longsor dan terlempar ke jurang.

Dua korban tersebut diketahui bernama Salim Ridho Afan (38) desa Babadan dan Khayan (40) yang sama-sama berasal dari Desa Babadan, Kecamatan Pagentan.

Baca: Hujan Deras, Talud Sepanjang 5 Meter di Karanganyar Longsor Timpa Dapur Warga

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banjarnegara, Andri Sulistyo mengatakan, kejadian tersebut terjadi Senin (11/4/2022) petang, sekitar pukul 17.45 WIB.

Disaat yang sama, hujan deras tengah melanda wilayah Banjarnegara. Akibatnya, lereng dengan kemiringan 90 derajat tak kuat menahan debit air dan langsung longsor.

"Kemiringan lereng berarah ke arah Timur Laut dan jenis tanah di lokasi tersebut menyebabkan tanah longsor," ungkapnya seperti dikutip Suara.com, Selasa (12/4/2022).

Lereng tersebut longsor dan membawa material berupa batu besar dan menimpa truk yang sedang melintas.

"Batu ukuran tinggi 165 centimeter, lebar 1 meter, jatuh mengenai kendaraan yang sedang melintas," kata dia.

Baca: Banjir dan Longsor di Grobogan, Dinding Rumah Warga AmbrolAkibat daya dorongan yang kuat dari batu, kendaraan tersebut jatuh ke jurang Sungai Clapar. Diketahui kedalam jurang tersebut kurang lebih sekitar 50 meter."Batu itu jatuh sehingga menyebabkan kendaraan jatuh ke jurang sungai Clapar dengan kedalaman kurang lebih 50 meter serta batu menutup sebagian badan jalan," jelasnya.Pihak BPBD, relawan dan tim gabungan terkait melakukan cek lokasi dan evakuasi korban sekitar pukul 20.45 WIB di TKP.Jalur Plipiran yang merupakan jalur alternatif menuju Dieng ditutup total."Selanjutnya, akan dilakukan pembersihan batu yang masih berada ditengah jalan, kemudian evakuasi kendaraan yang masih berada di jurang , dan juga pembersihan batu dengan pihak PU PR dan BPBD," pungkasnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Suara.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler