Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Semarang – Listrik di kawasan Tanjung Emas terpaksa dipadamkan. Langkah itu dilakukan lantaran kawasan tersebut saat ini sedang dilanda banjir rob dengan ketinggian di antara 1 hingga 2 meter dan berpotensi menimbulkan bahaya listrik.

General Manager PLN UID Jateng & Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), M Irwansyah Putra mengatakan, pemadaman aliran listrik tersebut dilakukan sejak pukul 14.00 WIB.

Baca: Tanggul di Tambak Mulyo Jebol, Rob Genangi Semarang

Pemadaman tersebut merupakan langkah preventif untuk bahaya listrik yang ditimbulkan bersamaan dengan banjir.

”Ini semua demi keselamatan masyarakat, kami mengambil tindakan penghentian aliran listrik sementara di lokasi kejadian maupun di sekitarnya untuk menghindari hal yang tidak diinginkan akibat arus listrik,” kata Irwansyah dalam keterangan tertulisnya.

Irwansyah menyebut akibat tanggul jebol, daerah Pelabuhan Tanjung Emas dan Kompleks Industri Lamicitra tergenang banjir rob. Sehingga PLN terpaksa mengamankan sebanyak 408 gardu distribusi yang menyalurkan listrik ke 35 ribu pelanggan baik yang berada di lokasi banjir maupun di luar lokasi banjir.

Baca: Pantura Demak Macet karena Rob, Arus Lalin ke Semarang Dialihkan

”Apabila air sudah surut dan kondisi sudah aman, PLN akan berupaya secepat mungkin menyalurkan kembali aliran listrik ke pelanggan,” terangnya.
”Apabila air sudah surut dan kondisi sudah aman, PLN akan berupaya secepat mungkin menyalurkan kembali aliran listrik ke pelanggan,” terangnya.Pihaknya juga mengimbau kepada masyarakat, apabila banjir menggenangi rumah, agar dapat melakukan pengamanan kelistrikan secara mandiri. Langkah pengamanan kelistrikan yang dapat dilakukan terlebih dahulu adalah memutus aliran listrik yang terhubung ke rumah dengan cara mematikan kWh Meter.”Dengan begitu, kita bisa terhindar dari bahaya listri yang ditimbulkan,” tandasnya.Baca: Ganjar Tinjau Banjir Semarang, Ini yang DilakukanSementara itu, seperti diberitakan sebelumnya, banjir rob terjadi di  beberapa tempat termasuk Semarang. Rob tersebut terjadi pascapurnama karena jarak bumi dan bulan dalam posisi terdekat dan mempengaruhi air pasang.Di Semarang sendiri, rob tersebut semakin kuat lantaran tingginya  gelombang di perairan utara Jawa Tengah. Akibatnya, tanggul tanggul di Tambak Mulyo di Kelurahan Tanjung Emas Semarang jebol. Penulis: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler