Tak Terima Adik Diajak Check-In Diduga Jadi Alasan Pengeroyokan Pemuda di Semarang
Murianews
Jumat, 3 Juni 2022 09:43:20
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Semarang – Polrestabes Semarang mengungkap dugaan alasan pengeroyokan sejumlah pemuda di jalan Indraprasta Semarang. Diduga, pengeroyokan itu dikarenakan tak terima adik salah satu pelaku diajak check-in korban.
Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lombantoruan menjelaskan, keenamnya nekat melakukan pengeroyokan karena tersinggung atas kelakuan korban yang mengajak adik perempuan salah satu tersangka untuk check-in di hotel.
Baca: Viral Pengeroyokan di Semarang, Enam Terduga Pelaku Diamankan
”Awalnya korban pria inisial B berkomunikasi dengan perempuan yang diaku oleh pelaku AW sebagai adiknya. Dalam komunikasi via chatting Facebook itu, disebutkan B mengajak check-in di hotel,” katanya seperti dikutip Detik.com.
Dari ajakan tersebut, si perempuan ini tersinggung diajak check-in hotel. Akhirnya pihak perempuan lapor ke kakaknya dan teman-teman kakaknya.
”Terus mereka pancing korban datang dan kemudian dikeroyok,” jelasnya.
Di kesempatan yang sama, pelaku AW mengatakan perempuan itu dia anggap adik namun bukan adik kandung. Dia mengaku tidak terima adiknya dipaksa check-in di hotel.
”Nggak terima adik saya dipaksa-paksa diajak check-in di hotel. Awalnya itu adik saya di-inbox (chat) lewat Facebook diajak ke hotel,” kata AW.
Ia juga membantah pengeroyokan untuk merampas harta korban. Namun ia mengakui merusak motor milik korban.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Polrestabes Semarang saat menunjukkan para tersangka pengeroyokan di Semarang. (Detik.com)[/caption]
MURIANEWS, Semarang – Polrestabes Semarang mengungkap dugaan alasan pengeroyokan sejumlah pemuda di jalan Indraprasta Semarang. Diduga, pengeroyokan itu dikarenakan tak terima adik salah satu pelaku diajak check-in korban.
Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lombantoruan menjelaskan, keenamnya nekat melakukan pengeroyokan karena tersinggung atas kelakuan korban yang mengajak adik perempuan salah satu tersangka untuk check-in di hotel.
Baca: