Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Purbalingga - Sesosok mayat pria ditemukan warga mengapung di Sungai Klawing Desa Kedungbenda, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga, Rabu (8/6/2022) pagi. Mayat ditemukan pertama kali oleh dua orang penambang pasir.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan ke perangkat desa yang diteruskan ke pihak kepolisian dan BPBD. Mayat kemudian dievakuasi oleh petugas SAR selanjutnya dilakukan pemeriksaan oleh polisi dan dokter puskesmas.

Kapolsek Kemangkon Iptu Wahyudi mengatakan mayat laki-laki yang ditemukan di Sungai Klawing diketahui bernama Saryono (60) warga Desa Bokol, Kecamatan Kemangkon, Kabupaten Purbalingga.

"Korban ditemukan oleh dua orang penambang pasir yang hendak beraktivitas di Sungai Klawing sekira jam 07.45 WIB," jelas kapolsek.

Setelah dievakuasi dari sungai, kemudian jenazah korban dilakukan pemeriksaan oleh Inafis Polres Purbalingga dan dokter Puskesmas Kemangkon. Hasilnya tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan. Penyebab kematian korban murni akibat tenggelam.

"Hasil pemeriksaan jenazah ditemukan tanda kematian akibat tenggelam. Tidak ditemukan tanda kekerasan atau penganiayaan," tegas kapolsek.Dari keterangan pihak keluarga, korban pergi meninggalkan rumah sejak subuh. Namun tidak kunjung pulang ke rumah. Hingga diketahui ia ditemukan meninggal dunia di Sungai Klawing.Kapolsek menambahkan setelah dilakukan pemeriksaan kemudian jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Keluarga menerima kematian korban sebagai musibah dan tidak menghendaki dilakukan autopsi. Penulis: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler