Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Banyumas – Ledakan hebat yang menewaskan satu orang di Desa Randengan, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, bernama Ahmad Gustomi (28), Selasa (14/6/2022) malam, diduga berasal dari bahan pembuat mercon.

Kapolresta Banyumas, Kombes Edy Suranta Sitepu mengatakan, dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) ditemukan seperti bahan peledak yang diduga sebagai bahan pembuat mercon.

Baca: 1 Orang Meninggal dalam Ledakan di Banyumas, 4 Rumah Porak-Poranda

”Saat di lokasi petugas menemukan bahan peledak yang diduga untuk membuat petasan atau mercon,” katanya seperti dikutip dari Antara, Rabu (15/6/2022).

Ia menjelaskan, berdasarkan olah TKP, insiden ledakan itu diduga terjadi saat korban sedang meracik petasan sambil merokok.

”Dugaan tersebut muncul karena di sekitar korban yang ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, banyak terdapat puntung rokok. Tapi ini dugaan sementara, akan kami dalami lagi,” terangnya.

Ia mengatakan pihaknya juga masih melakukan pendalaman terhadap barang bukti bahan peledak tersebut karena di lokasi kejadian ditemukan pula bahan mentah.
”Kami masih melakukan pendalaman terhadap keterangan tersebut,” tambahnya.Baca: Sempat Ada Ledakan, Rumah Warga Jeketro Grobogan Hangus TerbakarSementara itu, Kepala Desa Randegan Kasihyono menambahkan ledakan tersebut berdampak terhadap empat rumah warga di sekitar lokasi kejadian, dua di antaranya hancur.Dia mengaku kaget tentang dugaan ledakan dari bahan petasan. "Setahu lingkungan sekitar, dia (korban) usahanya lampu hias," pungkasnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Antara

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler