Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Semarang – Polisi membenarkan rekaman video yang diduga Kopda M menghubungi salah satu pekerja rumahnya bernama Kabul sebelum melakukan bunuh diri merupakan suara Kopda M.

Rekaman tersebut juga diketahui direkam Selasa (19/7/2022) atau sehari setelah peristiwa penembakan R (34) istri Kopda M di depan rumahnya di Banyumanik Sematang.

Hal itu diungkapkan Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lombantoruan. Ia pun mengatakan bila di video tersebut merupakan Kabul yang sedang berbicara dengan Kopda M.

Baca: Viral Rekaman Diduga Kopda M Hubungi ART Sambil Nangis: Aku Nyerah

Kabul, juga disebut menjadi saksi dalam kasus penembakan istri TNI di Semarang.

”Betul,” katanya singkat seperti dikutip Detik.com, Jumat (29/7/2022).

Ssebelumnya, sebuah rekaman video yang diduga Kopda M menghubungi salah satu pekerja rumahnya bernama Kabul sebelum melakukan bunuh diri viral di media sosial.

Rekaman video tersebut pun turut dibagikan akin Instagram @Infokomando.official pada Jumat (29/7/2022). Dalam rekaman tersebut tertulis video tersebut direkam Selasa (19/7/2022).

Dalam rekaman tersebut Kopda M berpesan agar salah satu pekerjanya bernama Kabul bisa menjadi paman yang baik untuk anak-anaknya.
Baca: Diduga Bunuh Diri, Kopda M Ditemukan Meninggal di Rumah Orang Tuanya di KendalMeski begitu, Kabul terus mencoba membujuk Kopda M agar kembali pulang, tapi ditolak karena takut dimarahi istrinya.”Ibu galak bul, ibu nyeneni aku terus, aku wes ra kuat,” sebut Kopda M dalam sambungan telpon yang direkam oleh para pekerjanya.”Aku sudah menyerah Bul, aku nyerah Bul,” kata Kopda M.”Jangan nyerah Pak, pulang dulu Pak,” bujuk Kabul.Rekaman itupun langsung mendapat respon dari netizen. Hanya selang enam jam setelah diunggah, unggahan tersebut sudah dikomentari 497 warganet. Selain itu juga sudah dilihat 3.461 kali. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler