Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Semarang – Identitas mayat yang ditemukan warga Kelurahan Ngemplak Simongan, Kecamatan Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah pada Minggu (14/8/2022) akhirnya berhasil diungkap pihak kepolisian.

Saat ditemukan, mayat tersebut tanpa identitas dan polisi sempat kesulitan mengidentifikasi karena terdapat kerusakan pada wajah dan kondisi tubuh.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lanjut, mayat yang ditemukan di aliran sungai Banjir Kanal Barat di sekitar Jembatan Kaligarang Semarang itu merupakan warga Kecamatan Banyumanik yang sebelumnya dikabarkan sudah empat hari pergi dari rumah.

Baca juga: Polrestabes Ungkap Mayat Laki-Laki di Semarang Korban Tabrak Lari

”Korban atas nama Supriadi, umur 35 tahun. Warga Banyumanik. Berdasarkan informasi keluarga, korban pergi sekadar bermain atau menongkrong,” kata Kapolsek Semarang Barat Kompol Dicky Hermansyah, dikutip dari Solopos.com, Senin (15/8/2022).

Dicky menyampaikan, identitas korban berhasil ditemukan berkat ciri-ciri korban, berupa tato di bagian dada. Pihaknya menelusuri tato bertuliskan nama diduga seorang perempuan, yakni DA.

“Penelusuran identitas berdasarkan ciri-ciri tato yang bertuliskan nama. Kami sisir, akhirnya ketemu dengan keluarga,” jelas dia.Menurutnya pihak keluarga memastikan jenazah tersebut di Rumah Sakit Umum Pusat Kariadi Semarang. Pihak kepolisian memastikan bahwa jenazah itu bukan korban pembunuhan.”Dari pemeriksaan luar, tidak diketemukan luka terbuka atau jeratan di tubuh. Untuk penyebab pastinya belum bisa diketahui, harus dengan autopsi,” ungkapnya.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler