Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


 

MURIANEWS, Kendal – Kebakaran hebat yang meludeskan pabrik pengolahan kayu triplek UD Sumber Alam Albasia di Desa Blorok, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal diduga berasal dari oven yang meledak.

Dugaan itu muncul berdasarkan keterangan sejumlah saksi di lokasi. Meski begitu saat ini petugas masih melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.

Salah seorang pekerja Rini mengatakan, sesaat sebelum kebakaran, ia bersama pekerja lainnya dibuat kaget dengam meledaknya tungku oven.Ledakan tersebut juga dibarengi dengan percikan api.

Baca: Pabrik Pengolahan Triplek di Blorok Kendal Terbakar, Kerugian Ratusan Juta

”Saat kejadian, saya dan sejumlah pekerja berada tidak jauh dari tungku oven. Tungku oven untuk mengeringkan bahan pembuat triplek itu tiba-tiba meledak dan mengeluarkan percikan api,” katanya seperrti dikutip detikJateng, Sabtu (27/8/2022)

Rini mengatakan, percikan api dari oven itu kemudian menyambar tumpukan kayu bahan triplek. Dari situ, api langsung membesar dan membuat panik para pekerja.

”Apinya tambah besar dan cepat merambat karena anginnya juga kencang,” jelasnya.Pekerja pabrik yang kebanyakan wanita itu pun lekas berhamburan keluar. Tak lama berselang, seluruh bangunan dan material yang kebanyakan dari kayu itu terbakar semua.Baca: Kebakaran Mapolda Sumut Hanguskan Gedung DitreskrimsusKebakaran tempat pengolahan kayu yang berada di tengah kebun dan dekat permukiman itu sempat membuat warga sekitar panik. Sebab, kobaran api juga sempat menyambar ranting-ranting pohon.Petugas Damkar Kendal dibantu warga berupaya melokalisir api agar tidak merambat ke pemukiman warga. Dua mobil damkar Kendal dikerahkan. Api baru bisa dipadamkan sejam kemudian. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: detikJateng

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler