Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Semarang – Seorang warga Karangroto, Genuk, Kota Semarang bernama Zaenul Azhar meninggal dunia setelah terpental hingga 20 meter usai tertemper kereta.

Korban diketahui tertabrak kereta Joglosemarkerto saat menyebrang di rel sambal menuntun sepeda, Senin (29/8/2022) pagi. Korban terpental dan sepedanya terseret hingga Stasiun Alastua.

Kosmidin, salah penjual daging sekaligus saksi mata mengatakan, peristiwa itu terjadi di wilayah Bangetayu Wetan, Genuk, tidak jauh dari Stasiun Alastua sekitar pukul 09.00 WIB.

Baca: Lagi, Warga Tewas Tertemper Kereta di Semarang

”Sebelum kejadian, ksaya empat melihat korban menuntun sepeda hendak menyeberang rel dari wilayah Genuk (Utara) menuju Pedurungan (Selatan),” katanya seperti dikutip detikJateng.

Tiba-tiba terdengar suara benturan 'brak' dengan keras. Selain itu, Klakson kereta dari arah Timur juga bunyi panjang. Hal itu membuat warga sekitar kaget kemudian menghampiri lokasi.

”Banyak yang langsung ke lokasi. Akhirnya korban ditemukan di semak-semak sekitar 20 meter dari lokasi. Saat ditemukan sudah meninggal. Sementara sepedanya keseret, terus kereta berhenti di Stasiun Alastua,” ujarnya.
Baca: Kakek di Grobogan Tewas Tersambar Kereta ApiPihak kepolisian, PT KAI, relawan, dan medis yang mendapat laporan langsung mendatangi lokasi untuk melakukan penanganan dan mengevakuasi jenazah menggunakan ambulans.Humas PT KAU Daop 4 Semarang, Ixfan Hendriwintoko membenarkan kejadian tersebut. Ia pun mengakui korban tertemper KA 189 atau Joglosemarkerto.”(Akibatnya) KA 189 (Joglosemarkerto) mengalami kelambatan 12 menit," kata Ixfan lewat pesan singkat. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: detikJateng

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler