Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Semarang – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Klimatologi Jawa Tengah (Jateng) memprakirakan musim hujan di Jateng akan tiba lebih cepat, yakni di awal September ini.

Prakiraan tersebut jauh lebih cepat satu bulan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya yang dimulai di bulan Oktober.

Pernyataan tersebut diungkapkan Kepala Stasiun Klimatologi Jateng, Sukasno dalam keterangan tertulisnya, Jumat (2/9/2022) kemarin.

”Awal musim hujan 2022/2023 diprakirkan maju atau lebih cepat satu hingga tida dasarian dari (waktu) normalnya,” katanya.

Sukasno menambahkan awal musim hujan 2022/2023 di wilayah Jateng pada umumnya terjadi pada bulan Oktober 2022. Meski demikian, BMKG memprakirakan awal musim hujan di Jateng tiba lebih cepat pada dasarian pertama atau awal September.

Sejumlah daerah di Jateng yang diprakirakan mengalami musim hujan lebih cepat atau awal September ini antara lain Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo bagian utara, sebagian wilayah selatan Kabupaten Tegal, Pemalang, dan Pekalongan.
Sejumlah daerah di Jateng yang diprakirakan mengalami musim hujan lebih cepat atau awal September ini antara lain Kabupaten Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo bagian utara, sebagian wilayah selatan Kabupaten Tegal, Pemalang, dan Pekalongan.”Sedangkan awal musim hujan 2022/2023 paling akhir terjadi pada November dasarian kedua (pertengahan November). Sejumlah daerah yang mengalami musim hujan paling akhir adala sebagian wilayah Kabupaten Pati dan wilayah timur Kabupaten Rembang,” ujarnya.Sukasno mengatakan sifat periode musim hujan 2022/2023 umumnya diprakirakan normal atau tidak terjadi cuaca ekstrem. Sedangkan puncak musim hujan diprakirakan terjadi pada bulan Januari dan Februari 2022.Sementara periode musim hujan paling pendek diprakirakan terjadi selama 14 dasarian atau 4,5 bulan yang meliputi wilayah Rembang bagian timur. Sedangkan musim hujan terpanjang, sekitar 27 dasarian atau 9 bulan terjadi di sejumlah wilayah selatan Kabupaten Cilacap. Penulis: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler