Geruduk Kantor DPRD DIY, Ojol Yogyakarta Tolak Kenaikan Harga BBM
Murianews
Senin, 12 September 2022 15:17:04
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Yogyakarta – Demo penolakan kenaikan harga BBM kembali terjadi di Yogyakarta. Kali ini, peserta demo berasal dari kalangan driver ojek online (Ojol). Aksi demo diawali dengan longmarch di Jalan Malioboro dan dilanjut orasi di halaman gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Ketua Paguyuban Ojol Yogyakarta Agus Sugito mengatakan, demo kali ini diikuti puluhan ojol dari berbagai lembaga. Ia juga memastikan tak ada penyusup dalam demo yang dilakukan
”(Peserta demo) kami lakukan screening dengan memperlihatkan akun mereka bagi yang mau ikut aksi. Karena kami tidak mau ada penyusup yang merusak jalannya aksi,” katanya seperti dikutip detikJateng, Senin (12/9/2022).
Dalam tuntutannya, Agus menjelaskan para peserta demo ini menuntut adanya pembatalan kenaikan harga BBM. Sebab, kenaikan harga BBM saat ini begitu memberatkan ojol. Kenaikan BBM mencapai 30 persen, sedangkan kenaikan tarif hanya 15 persen.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Demo driver ojek online (ojol) tolak kenaikan harga BBM di DPRD DIY, Jalan Malioboro, Kota Jogja, Senin (12/9/2022). (detikJateng/Heri Susanto)[/caption]
MURIANEWS, Yogyakarta – Demo penolakan kenaikan harga BBM kembali terjadi di Yogyakarta. Kali ini, peserta demo berasal dari kalangan driver ojek online (Ojol). Aksi demo diawali dengan longmarch di Jalan Malioboro dan dilanjut orasi di halaman gedung DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Ketua Paguyuban Ojol Yogyakarta Agus Sugito mengatakan, demo kali ini diikuti puluhan ojol dari berbagai lembaga. Ia juga memastikan tak ada penyusup dalam demo yang dilakukan
”(Peserta demo) kami lakukan screening dengan memperlihatkan akun mereka bagi yang mau ikut aksi. Karena kami tidak mau ada penyusup yang merusak jalannya aksi,” katanya seperti dikutip detikJateng, Senin (12/9/2022).
Dalam tuntutannya, Agus menjelaskan para peserta demo ini menuntut adanya pembatalan kenaikan harga BBM. Sebab, kenaikan harga BBM saat ini begitu memberatkan ojol. Kenaikan BBM mencapai 30 persen, sedangkan kenaikan tarif hanya 15 persen.
”Kalau memang harga BBM tidak bisa turun, kami meminta kepada pemerintah untuk memberikan subsidi. Karena dengan kenaikan saat ini yang mencapai 30 persen, belum diikuti kenaikan tarif yang sama,” sesalnya.
Ia berharap pemerintah memberikan solusi. Termasuk jika ada kenaikan tarif, bisa minimal mendekati kenaikan harga BBM. Hal itu agar para ojol tidak menombok untuk membeli BBM.
Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: detikJateng