Tertabrak Kereta, Truk Bermuatan Pupuk di Cilacap Terseret Puluhan Meter
Murianews
Selasa, 13 September 2022 12:13:31
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Cilacap – Sebuah truk bernopol E 8720 LA tertabrak Kereta Api Kahuripan 301 di perlintasan kereta api KM363+7 Kawunganten Cilacap Jawa Tengah, Selasa dini hari (13/9/2022). Truk bermuatan pupuk itupun terguling dan terseret hingga puluhan meter.
Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, menyampaikan kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang sekitar pukul 00.50 WIB.
”Berdasarkan laporan dari petugas Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) bahwa KA Kahuripan (PLB 283B) relasi dari Stasiun Blitar-Kiaracondong telah tertemper (tertabrak) truk di perlintasan sebidang pada dini hari tadi pukul 00.50 WIB,” katanya seperti dikutip Solopos.com.
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi karena petugas perlintasan lalai tidak menutup pintu perlintasan ketika KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong hendak melintas sehingga terjadi kecelakaan.
”Akibat kejadian tersebut, kondisi truk yang menabrak KA Kahuripan tersangkut di kolong bagian depan lokomotif sehingga lokomotif tidak dapat digerakkan,” ungkapnya.
Masinis segera melakukan tindakan penanganan cepat dengan berkoordinasi ke Pusat Pengendali Operasi KA (Pusdalopka) Daops 5 Purwokerto untuk meminta penggantian lokomotif dan evakuasi truk.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cilacap Iptu Gatot Tri Hartanto membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Kecelakaan tersebut, melibatkan truk bermuatan pupuk dengan Kereta Api Kahuripan 301 dengan nomor loko CC.2018304 relasi Surabaya – Bandung.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Petugas Kepolisian saat mengamankan lokasi kecelakaan truk bermuatan pupuk yang tertabrak kereta api di Kawunganten Cilacap, Selasa (13/9/2022) (Humas Polres Cilacap)[/caption]
MURIANEWS, Cilacap – Sebuah truk bernopol E 8720 LA tertabrak Kereta Api Kahuripan 301 di perlintasan kereta api KM363+7 Kawunganten Cilacap Jawa Tengah, Selasa dini hari (13/9/2022). Truk bermuatan pupuk itupun terguling dan terseret hingga puluhan meter.
Manajer Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 5 Purwokerto, Krisbiyantoro, menyampaikan kecelakaan terjadi di perlintasan sebidang sekitar pukul 00.50 WIB.
”Berdasarkan laporan dari petugas Awak Sarana Perkeretaapian (ASP) bahwa KA Kahuripan (PLB 283B) relasi dari Stasiun Blitar-Kiaracondong telah tertemper (tertabrak) truk di perlintasan sebidang pada dini hari tadi pukul 00.50 WIB,” katanya seperti dikutip Solopos.com.
Ia menjelaskan, peristiwa tersebut terjadi karena petugas perlintasan lalai tidak menutup pintu perlintasan ketika KA Kahuripan relasi Blitar-Kiaracondong hendak melintas sehingga terjadi kecelakaan.
”Akibat kejadian tersebut, kondisi truk yang menabrak KA Kahuripan tersangkut di kolong bagian depan lokomotif sehingga lokomotif tidak dapat digerakkan,” ungkapnya.
Masinis segera melakukan tindakan penanganan cepat dengan berkoordinasi ke Pusat Pengendali Operasi KA (Pusdalopka) Daops 5 Purwokerto untuk meminta penggantian lokomotif dan evakuasi truk.
Sementara itu, Kasi Humas Polres Cilacap Iptu Gatot Tri Hartanto membenarkan peristiwa kecelakaan tersebut. Kecelakaan tersebut, melibatkan truk bermuatan pupuk dengan Kereta Api Kahuripan 301 dengan nomor loko CC.2018304 relasi Surabaya – Bandung.
”TKP di perlintasan Rel KM 363+7 petak ikut Dusun Kawunganten RT01 RW01, Desa Kawunganten Lor, Kecamatan Kawunganten, Kabupaten Cilacap,” ujarnya seperti dikutip serayunews.com.
Berdasarkan keterangan saksi menyebut, bahwa truk bermuatan pupuk dikemudikan MS (45) warga Desa Tritih kulon, Kecamatan Cilacap Utara Kabupaten Cilacap, dari Kalijeruk hendak mengantar pupuk ke Klaten.
Akibat kejadian itu, truk yang dikemudikan korban terguling dan terseret sejauh sekitar 20 meter dan alami rusak berat.
Meski demikian, beruntung korban masih selamat dan hanya alami luka ringan pada bagian kepala. Saat ini kasus tersebut tengah ditangani Sattlantas setempat.
Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com, Serayunews.com