Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Pekalongan – Seorang pria bernama Dian Sarwono (32) warga Kelurahan Kandang Panjang Gang 1C, RT 05 Rw 05 Kecamatan Pekalongan Utara, Kota Pekalongan, Jawa Tengah, ditemukan sudah dalam kondisi tidak bernyawa. Korban ditemukan di sungai Loji Kota Pekalongan, Rabu (18/9/2022).

Sebelumnya, korban membersihkan tritip karang kapal degan cara menyelam di sungai Loji pada Rabu (14/9/2022) atau sepekan yang lalu. Pada saat menyelam, korban menggunakan tabung kompresor melalui spoiler yang dikendalikan dari atas kapal.

Saat melakukan penyelaman ini, korban dibantu dengan dua pekerja lainnya yang tengah membersihkan karang kapal motor Setia Bhakti.  Setelah kurang lebih 30 menit korban tidak muncul ke permukaan, teman korban berinisiatif menarik selang kompresor. Namun, pada saat selang ditarik, ternyata korban tidak tampak ke permukaan.

Baca: Tenggelam di Sungai Kuripan, Remaja 13 Tahun di Pekalongan Meninggal 

”Diduga korban keracunan saat menghirup oksigen dari tabung kompresor yang menyebabkan korban pingsan dan terlepas dari selang hingga akhirnya hilang tenggelam,” Kepala Kantor SAR Semarang Heru Suhartanto.

Dengan informasi tersebut Kepala Seksi Operasi dan Siaga Kantor SAR Semarang Mulwahyono memberangkatkan 1 tim Rescue untuk melaksanakan pencariam dan pertolongan disertai peralatan SAR air dan Aqua Eye.

Pencarian tim SAR gabungan dengan metode deteksi sonor menangkap objek dibawah air dengan menggunakan Aqua Eya, penyelaman sekitar tempat kejadian radius 15 meter dan penyisiran dengan parahu karet dari tempat kejadian sampai pantai Slamaran dengan jarak kurang lebih 3 KM.Baca: Kapal Pengangkut Semen Tenggelam di Selat Makassar, 7 ABK Belum ditemukanSetelah sepekan berlalu, akhirnya pukul 07.20 WIB berhasil dievakuasi tim SAR gabungan dalam keadaan meninggal dunia, minggu (18/09/22).”Pukul 06.10 WIB korban terlihat di arah Utara dalam posisi mengambang jarak dari tempat kejadian kurang lebih 50 meter , selanjutnya dievakuasi menuju RSUD Bendan Kota Pekalongan” imbuhnya. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis Anwar

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler