Polisi Dalami Keracunan Massal Siswa MI di Magelang, 3 Pedagang Diperiksa
Murianews
Kamis, 22 September 2022 15:23:45
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Magelang – Polisi mendalami kasus puluhan siswa MI Marif, Dusun Nepak, Desa Bulurejo, Mertoyudan, Kabupaten Magelang yang diduga keracunan jajanan sekolah. Total ada tiga penjual jajanan yang dimintai keterangan atas kasus tersebut.
Kapolsek Mertoyudan AKP Sujarwanto mengatakan pihaknya langsung melakukan pendalaman kasus begitu kasus tersebut mencuat. Usai kejadian pihaknya langsung memintai keterangan pedagang yang diduga menjadi salah satu penyebab keracunan.
”Kemarin setelah melaksanakan kegiatan evakuasi (korban), personel kita melaksanakan pencarian yang diduga menjual jajanan penyebab keracunan,” katanya seperti dikutip detikJateng.
”Kemarin baru satu orang, dan kini sudah tiga orang yang dimintai keterangan. Sampel jajanan juga sudah dibawa Dinkes dan iden polres untuk ditindaklanjuti,”tambahnya, Kamis (22/9/2022).
Baca: Diduga Keracunan Jajanan, 33 Siswa MI di Magelang Dilarikan ke Rumah Sakit
Ketiga orang yang dimintai keterangan tersebut terdiri diduga seorang penjual jasuke. Kemudian pasangan suami istri yang diduga menjual mi tumplek dan tilung (aci digulung).
”(sepeda motor dan barang dagangan) Yang kemarin diketahui anak beli (makanan) di situ. Prosesnya masih menunggu (hasil pemeriksaan sampel) karena yang mengetahui makanan mengakibatkan muntah atau pusing baru dibawa ke laborat,” ujarnya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Ilustrasi Infus. (Freepik)[/caption]
MURIANEWS, Magelang – Polisi mendalami kasus puluhan siswa MI Marif, Dusun Nepak, Desa Bulurejo, Mertoyudan, Kabupaten Magelang yang diduga keracunan jajanan sekolah. Total ada tiga penjual jajanan yang dimintai keterangan atas kasus tersebut.
Kapolsek Mertoyudan AKP Sujarwanto mengatakan pihaknya langsung melakukan pendalaman kasus begitu kasus tersebut mencuat. Usai kejadian pihaknya langsung memintai keterangan pedagang yang diduga menjadi salah satu penyebab keracunan.
”Kemarin setelah melaksanakan kegiatan evakuasi (korban), personel kita melaksanakan pencarian yang diduga menjual jajanan penyebab keracunan,” katanya seperti dikutip detikJateng.
”Kemarin baru satu orang, dan kini sudah tiga orang yang dimintai keterangan. Sampel jajanan juga sudah dibawa Dinkes dan iden polres untuk ditindaklanjuti,”tambahnya, Kamis (22/9/2022).
Baca: