4 Hari Dicari, Penambang Pasir Tenggelam di Sungai Serayu Belum Ditemukan
Murianews
Selasa, 18 Oktober 2022 12:46:13
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Cilacap – Seorang penambang pasir bernama Budiarto (33) warga Grumbul Winong RT 2 RW 15, Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap yang tenggelam di muara Sungai Serayu Cilacap sejak Jumat (14/10/2022) belum ditemukan.
Korban yang sebelumnya menambang pasir menggunakan perahu itu dinyatakan hilang setelah perahu yang ditumpangi korban terbalik setelah diterjang ombak.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Cilacap Adah Sudarsa mengatakan, hingga saat ini pihaknya telah melakukan pencarian korban hingga 5 nautical mile (mil laut). Selain itu, pihaknya juga membagi tim menjadi tiga SRU untuk memperluas jangkauan.
Baca: Bocah SD di Blora Ditemukan Tewas Usai Tenggelam di Sungai
”SRU 1 dan SRU 2 melakukan penyisiran di permukaan air dengan menggunakan rubber boat seluas 5 nautical mile di antara PLTU Buton dan PLTU Karangkandri. SRU 3 melakukan pemantauan darat di sekitar dam PLTU Karangkandri,” ujar Adah seperti dikutip serayunews.com, Selasa (18/10/2022).
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Tim SAR saat melakukan pencarian korban tenggelam. (Tim SAR)[/caption]
MURIANEWS, Cilacap – Seorang penambang pasir bernama Budiarto (33) warga Grumbul Winong RT 2 RW 15, Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan Kabupaten Cilacap yang tenggelam di muara Sungai Serayu Cilacap sejak Jumat (14/10/2022) belum ditemukan.
Korban yang sebelumnya menambang pasir menggunakan perahu itu dinyatakan hilang setelah perahu yang ditumpangi korban terbalik setelah diterjang ombak.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Cilacap Adah Sudarsa mengatakan, hingga saat ini pihaknya telah melakukan pencarian korban hingga 5 nautical mile (mil laut). Selain itu, pihaknya juga membagi tim menjadi tiga SRU untuk memperluas jangkauan.
Baca: