BPBD Banjarnegara Catat Ada 40 Kasus Longsor Selama Oktober, 1 Meninggal
Murianews
Senin, 24 Oktober 2022 12:02:39
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Banjarnegara – Badan Penanggulanag Bencana Daerah (BPBD) mencatat ada 40 kasus longsor yang terjadi di Kabupaten Banjarnegara selama Oktober 2022. Dari total kasus tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia.
Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aris Sudaryanto mengatakan, 40 kasus tanah longsor itu terjadi baik dalam skala kecil maupun sedang. Tak hanya itu, pergerakan tanah juga memutus akses jalan Sidengok Pejawaran menuju Batur.
”Kondisi ini terjadi, setelah sebelumnya wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi selama lebih dari 3 jam,” katanya seperti dikutip serayunews.com, Senin (24/10/2022).
Baca: Longsor Banjarnegara Tewaskan Dua Orang, Begini Kronologinya
Ia pun menjelaskan, saat ini intensitas hujan di wilayah Kabupaten Banjarnegara, masih cukup tinggi. Karena itu, ia mengingatkan warga yang tinggal di perbukitan dan zona merah bencana, untuk mewaspadai pergeraka tanah, khususnya saat hujan lebat dengan durasi yang lama.
”Kami terus meningkatkan kominkasi dengan BMKG dan BPBD provinsi. Saat ini intensitas hujan memang masih tinggi. Karenannya semua warga harus waspada saat hujan turun,” teranganya.
Ia menambahkan, berdasarkan peta kedaruratan bencana, beberapa daerah yang masuk zona rawan tanah gerak dan longsor.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Warga dan petugas serta relawan melakukan kerja bakti di rumah pasca tertimpa longsor, Senin (12/9/2022). (Suara.com/Citra Ningsih)[/caption]
MURIANEWS, Banjarnegara – Badan Penanggulanag Bencana Daerah (BPBD) mencatat ada 40 kasus longsor yang terjadi di Kabupaten Banjarnegara selama Oktober 2022. Dari total kasus tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia.
Kepala Pelaksana BPBD Banjarnegara, Aris Sudaryanto mengatakan, 40 kasus tanah longsor itu terjadi baik dalam skala kecil maupun sedang. Tak hanya itu, pergerakan tanah juga memutus akses jalan Sidengok Pejawaran menuju Batur.
”Kondisi ini terjadi, setelah sebelumnya wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas tinggi selama lebih dari 3 jam,” katanya seperti dikutip serayunews.com, Senin (24/10/2022).
Baca: