Hujan Deras, Talut Jalan Penghubung Dua Kelurahan di Semarang Amblas
Murianews
Rabu, 26 Oktober 2022 10:41:08
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Semarang – Talut jalan penghubung dua kelurahan di Semarang, yakni Kelurahan Ungaran dan Kelurahan Genuk amblas, Selasa (25/10/2022) kemarin. Gara-garanya, talut tak kuat menahan tingginya debit air lantaran diguyur hujan sejak beberapa hari lalu.
Selain itu, amblasnya talut tersebut diduga karena luapan air hujan yang melewati lubang bekas galian pipa yang tidak tertutup dengan sempurna.
Melansir Solopos.com, jalan itu merupakan akses penghubung dua kelurahan dan terdapat proyek galian pipa. Namun, bekas galian tersebut tidak tertutup dengan rapat sehingga luapan air akibat hujan deras mengikis tanah dari dalam.
Baca: Longsor-Banjir Bandang Terjang Sirawak Purbalingga, Ratusan Warga Diungsikan
Akibatnya talut jalan tersebut amblas, sepanjang 10 meter dengan kedalaman lima meter.
”Tadi pagi saya habis cek dengan ketua RT 4. Memang kami sudah memprediksi kalau hujan deras seperti tadi ya mengakibatkan longsor,” kata Lurah Genuk, Imam Suesno.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Kondisi talut jalan yang amblas di perbatasan Kelurahan Ungaran dan Kelurahan Genuk. (Solopos.com/Hawin Alaina)[/caption]
MURIANEWS, Semarang – Talut jalan penghubung dua kelurahan di Semarang, yakni Kelurahan Ungaran dan Kelurahan Genuk amblas, Selasa (25/10/2022) kemarin. Gara-garanya, talut tak kuat menahan tingginya debit air lantaran diguyur hujan sejak beberapa hari lalu.
Selain itu, amblasnya talut tersebut diduga karena luapan air hujan yang melewati lubang bekas galian pipa yang tidak tertutup dengan sempurna.
Melansir Solopos.com, jalan itu merupakan akses penghubung dua kelurahan dan terdapat proyek galian pipa. Namun, bekas galian tersebut tidak tertutup dengan rapat sehingga luapan air akibat hujan deras mengikis tanah dari dalam.
Baca: