Hindari Mobil dari Lawan Arah, Truk di Karanganyar Masuk Parit
Murianews
Rabu, 26 Oktober 2022 20:26:46
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
MURIANEWS, Karanganyar — Sebuah truk bernopol B 9095 SN terguling ke parit sedalam dua meter di Selatan SPBU Rosalia Karanganyar, Rabu (26/10/2022). Itu terjadi setelah truk tersebut menghindari mobil yang memakan jalan dari arah berlawanan saat berpapasan.
Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Akan tetapi sang sopir sempat pingsan dalam kejadian teesebut.
Sopir truk, Ngadiyo (52), asal Sragen mengatakan, truk yang dikendarainya mengangkut 20 ton kapas. Rencananya puluhan ton kapas ini akan dibawa ke Pabrik Sari Warna di Boyolali.
”Ngangkut 20 ton kapas. Rencananya akan dibawa ke Pabrik Sari Warna Boyolali,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Selasa (26/10/2022).
Ia mengakui, saat kejadian ia sempat tak sadarkan diri atau pingsan. Sementara anaknya yang masih berusia 4,5 tahun mengalami luka lecet di bagian pipi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News




Truk yang mengangkut puluhan ton kapas terguling di selatan SPBU Rosalia pada Rabu (26/10/2022). (Solopos.com/Indah Septiyaning Wardani)[/caption]
MURIANEWS, Karanganyar — Sebuah truk bernopol B 9095 SN terguling ke parit sedalam dua meter di Selatan SPBU Rosalia Karanganyar, Rabu (26/10/2022). Itu terjadi setelah truk tersebut menghindari mobil yang memakan jalan dari arah berlawanan saat berpapasan.
Tak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Akan tetapi sang sopir sempat pingsan dalam kejadian teesebut.
Sopir truk, Ngadiyo (52), asal Sragen mengatakan, truk yang dikendarainya mengangkut 20 ton kapas. Rencananya puluhan ton kapas ini akan dibawa ke Pabrik Sari Warna di Boyolali.
”Ngangkut 20 ton kapas. Rencananya akan dibawa ke Pabrik Sari Warna Boyolali,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Selasa (26/10/2022).
Ia mengakui, saat kejadian ia sempat tak sadarkan diri atau pingsan. Sementara anaknya yang masih berusia 4,5 tahun mengalami luka lecet di bagian pipi.
Ngadino mengatakan kecelakaan tunggal tersebut terjadi sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu truk dengan Nopol B 9095 SN yang ia kemudikan baru 50 meter keluar dari garasi PT Putra Nusantara Transport.
Truk ini lantas berpapasan dengan mobil lain dari arah berlawanan. Lantaran kondisi jalan yang sempit, ia mengemudikan truk terlalu ke kiri hingga akhirnya terguling ke parit sedalam dua meter.
”Saya sempat tidak sadarkan diri. Tahu-tahu sudah dievakuasi warga. Saya langsung cari-cari anak saya, alhamdulillah hanya lecet di pipi,” ungkapnya.
Penulis: Supriyadi
Editor: Supriyadi
Sumber: Solopos.com