Banyak Bencana, Banjarnegara Usulkan Status Darurat Bencana ke Gubernur
Murianews
Senin, 31 Oktober 2022 17:05:16
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjarnegara, Andri Sulistyo membenarkan pengajuan status tanggap darurat bencana itu. Saat ini pihaknya pun masih menunggu persetujuan dari Gubernur.
Andri mengatakan BPBD telah menggelar rapat koordinasi dengan Penjabat (Pj) Bupati Banjarnegara dan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) untuk melakukan langkah-langkah mitigasi dan penanganan dampak bencana hidrometeorologi. Selain itu, BPBD Banjarnegara juga akan memetakan daerah-daerah yang rawan bencana, terutama tanah longsor.
”Kami juga mendorong untuk bisa dilakukan pemasangan early warning system (EWS) atau sistem peringatan dini di daerah yang berpotensi longsor,” jelasnya seperti dikutip Antara.
Berdasarkan catatan BPBD Banjarnegara, selama Oktober 2022 sudah ada 96 kejadian bencana di Banjarnegara. Ke-96 kejadian bencana itu terdiri dari 80 tanah longsor, tiga banjir, 9 angin kencang, dan empat kebakaran.
Dari puluhan bencana itu, satu orang meninggal dunia dan 8 orang mengalami luka-luka. Sedangkan 18 rumah mengalami kerusakan berat, 18 rumah rusak sedang, 58 rumah rusak ringan, dan 30 rumah terancam rusak.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



