Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Bupati Wonogiri Joko Sutopo alias Jekek mengatakan, anggaran yang dikeluarkan Pemkab Wonogiri untuk membeli ratusan motor tersebut hamper mencapai Rp 12 miliar. Ia pun berharap, kendaraan dinas baru tersebut bisa meningkatkan kinerja para kepala desa guna membantu merealisasikan program Pemkab.

”Sepeda motor dinas yang saat ini digunakan kades atau lurah sudah berumur 15 tahun sehingga sudah layak mendapatkan ganti sepeda motor dinas yang baru. Dengan begitu, para kades atau lurah bisa lebih leluasa dan nyaman ketika menjalankan kerja-kerja lapangan di desa atau kelurahan masing-masing,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Senin (7/11/2022).

Baca: Ratusan Kades di Pati Minta Motor Dinas Baru

Jekek menyebutkan, sebelum dianggarkan, tim independent sudah mencermati kelayakan kendaraan dinas yang ada. Hasilnya, motor dinas tersebut memang layak diganti.

’Sepeda motor dinas kades ini umurnya sudah 15 tahun. Sudah saatnya ganti. Total jumlah motornya disesuaikan dengan total jumlah kades dan kepala kelurahan yakni 294 orang,” terangnya.

Sebagai informasi, jumlah desa di Wonogiri sebanyak 251 desa, sedangkan jumlah kelurahan sebanyak 43 kelurahan. Sehingga total pengadaan sepeda motor dinas itu sebanyak 294 unit sesuai dengan jumlah desa/kelurahan di Wonogiri.

Jekek belum menentukan jenis dan merek sepeda motor apa yang akan dibagikan kepada kades/kelurahan itu. Menurutnya, yang perlu ditegaskan adalah pengadaan tersebut bersumber dari APBD Wonogiri sehingga aspek normatif harus terpenuhi.Ketika disinggung sepeda motor dinas NMax warna merah sebagaimana yang digunakan kepala desa di Klaten, Sukoharjo, Boyolali, dan Sukoharjo, Jekek menyampaikan hal itu bukan sebagai patokan atau patron. Jekek lebih mementingkan spesifikasi sepeda motor dan kesesuaian anggaran.Baca: Mantan Kades Semirejo Pati Masuk DPO, Ternyata”Kami enggak bisa dong menyebut salah satu merek. Yang terpenting spesifikasinya terpenuhi. Sehingga bisa meningkatkan kinerja kepala desa, melayani warganya,” ujar Jekek. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler