Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ketujuh mobil tersebut merupakan milik para penghuni Perumahan Wahyu Utomo Kelurahan Tambakaji, Ngaliyan.

Ketua RT 10 RW 8 Tambakaji, Setio Budi mengatakan, satu unit mobil terbawa hingga ke aliran sungai di lingkungannya. Menurutnya, pada Minggu petang itu ia harus turun ke tengah sungai, lantaran lampu kendaraan roda empat Honda Jazz itu terus menyala.

”Saya langsung mendekati karena saya kira mobil terseret dalam keadaan menyala, ternyata alarmnya hidup,” kata Setio seperti dikutip Solopos.com, Senin (7/11/2022) pagi.

Setio menambahkan, air bah yang melanda wilayahnya hanya terjadi beberapa menit. Namun dampaknya sangat hebat.

“Kejadiannya berlangsung cepat sekali, air naik dan tak lama kemudian surut. Saya tidak pernah mengalami air bah semacam ini di sini sebelumnya. Tembok belakang rumah jebol,” jelas Setio.

Tidak jauh dari rumah Setio jug terdapat tiga unit mobil yang terseret arus. Ketiganya saling berhimpitan, dengan sampah memenuhi bagian dalam setelah arus air yang kuat memecahkan kaca dan membawa masuk sampai seperti pasir dan alang-alang.

”Semua [mobil yang terseret] sudah diketahui pemiliknya. Sebagian juga sudah mengatakan ikhlas mobilnya rusak,” sambung Setio.Warga RT 10 lain, Eko, mengatakan makam di perumahan sebelah juga terendam air.“Banyak nisan terendam lalu terbawa arus. Pemakaman ini bukan punya warga kami, tapi 10 perumahan di sebelah ” ungkapnya.Hujan deras yang melanda di Kota Semarang tidak hanya membuat banjir di sebagian wilayah. Di sebagian titik lainnya, tanah longsor juga terjadi dan meresahkan warga lantaran ada beberapa jalan teruruk tanah. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler