Kemenang Catat 115 Calon Haji Asal Boyolali Mengundurkan Diri
Murianews
Sabtu, 12 November 2022 13:36:13
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Seksi (Kasi) Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kantor Kemenag Boyolali, Sauman, mengatakan dulu hanya ada dua alasan boleh pembatalan haji yakni karena sakit dan wafat.
Sementara di masa pandemi ini mereka menyadari banyak yang ekonominya terpuruk sehingga boleh mengajukan pembatalan karena alasan ekonomi.
”Dari data kami total ada 115 jemaah, yang wafat itu 50 jemaah, yang sakit permanen ada lima jemaah, kemudian sisanya (60 jemaah) karena alasan ekonomi,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Sabtu (12/11/2022).
Baca: Nunggu Hingga 30 Tahun, 8 Ribu Calon Haji di Jateng Mengundurkan Diri
Sauman menjelaskan kebanyakan yang melakukan pencabutan adalah calon jemaah yang telah mendaftar sejak 2011. Sejak saat itu, sudah ada 22.236 calon jemaah haji dari Boyolali.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



