Tuntut Pilkades Kembangkuning Boyolali Ditunda, Puluhan Warga Datangi Balai Desa
Murianews
Sabtu, 3 Desember 2022 20:54:51
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Penundaan itu, lantaran warga yang datang ingin meminta kejelasan satu dari enam bakal calon Kepala Desa (Cakades) Kembangkuning, Bakat, yang tidak lolos seleksi. Mereka menduga, hasil tersebut tidak adil dan cenderung ada kecurangan.
Puluhan warga tersebut ditemui oleh Sekretaris Desa (Sekdes) Kembangkuning, Marsudi, yang juga panitia Pilkades. Akan tetapi, mereka menuntut bertemu dengan Kades Kembangkuning, Yarmanto. Namun, perangkat desa menjelaskan Cakades petahana tersebut sedang cuti.
Selanjutnya, massa juga meminta Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kembangkuning untuk dibatalkan.
”Pilkades kalau tidak dibatalkan atau ditunda maka kami akan menggelar aksi damai hingga Pilkades tanggal 7 nanti,” teriak salah satu massa yang dibetulkan yang lainnya.
Sekdes Marsudi mengungkapkan panitia Pilkades hanya menerima hasil seleksi dari kecamatan. Ia juga menjelaskan pelaksanaan Pilkades pada tahun ini terdapat aturan maksimal hanya lima calon kepala desa.
”Jadi bukan masalah lolos tidak lolos, tapi karena ada enam kemudian ada tes dan kami panitia hanya mendapatkan hasil ranking satu hingga lima dari panitia pengendali kecamtan. Tugas kami hanya menerima berkas tahapan dan seterusnya, ” jelas Marsudi.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



