Tiba di Semarang, Korban Kecelakaan Bus Sarangan Dimakamkan Dini Hari Tadi
Murianews
Senin, 5 Desember 2022 11:46:01
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Dari tujuh orang tersebut, enam di antaranya merupakan warga Kelurahan Manyaran, Kota Semarang. Sedangkan satu yang merupakan sopir bus dibawa ke rumah duka di kawasan Kemijen, Semarang Timur.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, jenazah tersebut dibawa dari Magetan ke Kelurahan Manyaran dalam kondisi telah dimandikan dan sudah berada di dalam peti. Isak tangis keluarga korban pun seketika pecah saat melihat wajah korban untuk kali terakhir sebelum dikebumikan.
Baca: Bus Pariwisata Masuk Jurang di Kawasan Sarangan Magetan, Tujuh Orang Dikabarkan Tewas
Sekitar pukul 00.00 WIB, keenam jenazah warga Manyaran langsung disalatkan untuk kemudian dimakamkan di TPU Sasonoloyo. Sedangkan jenazah sopir dibawa ke rumah duka di kawasan Kemijen, Semarang Timur.
”Semoga keluarga almarhum dikuat kan dan ditabahkan atas kejadian ini. Semua jenazah juga langsung dimakamkan malam ini,” kata Plt Wali Kota Semarang Hevearita G Rahayu, yang turut menyambut kedatangan tujuh jenazah korban kecelakaan maut bus di Sarangan, Senin (5/12/2022) dini hari.
Ita, sapaan akrabnya juga menambahkan jika Pemerintah Kota (Pemkot) Semarang siap membantu biaya maupun trauma healing bagi tiap korban yang luka-luka atau selamat.
”Ada putra-putri (anak-anak) akan kita tangani agar sembuh dari trauma. Kami nanti akan kordinasi dengan camat agar segera tertangani. Kemudian besok, Direktur operasional Jasa Raharja akan meberikan santunan. Hari ini, keluarga Bapak Kabul dan Sumiati sudah menerima santunan. Untuk lainya belum karena belum ada rekening. Yang pasti akan segera diproses,” beber dia.
Ita pun turut mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Magetan beserta jajaranya yang turut membantu dalam pengiriman jenaazah korban kecelakaan maut bus rombongan wisatawan asal Semarang di Jalan Raya Sarangan. Pemkab Magetan memberkan bantuan dalam pengiriman jenazah ke Sarangan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



