Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Meski sempat berusaha melarikan diri, warga langsung mengejar dan meneriaki maling hingga membuat heboh warga. Beruntung, warga yang geram tak main hakim sendiri dan menyerahkannya ke polisi.

Kanit Reskrim Polsek Simo Bripka Supriyanto mengatakan awalnya pelaku masuk melalui pintu jendela kanan masjid. Kebetulan, pada saat itu ada satu warga yang tidur di masjid.

Menyadari ada orang lain yang menerobos masuk masjid, warga itu kemudian berteriak. ”Kemudian diteriaki maling, setelah itu dia lari ke sepeda motor,” terangnya kepada wartawan.

Baca: Maling di Sragen Ngaku Bobol Kotak Amal untuk Biaya Nikah

Salah satu warga yang ada sekitar jalan masjid mendengar teriakan itu. Warga sempat penendang pelaku saat berpapasan dengan pelaku yang ingin kabur. Akibat tendangan itu, pelaku akhirnya terjatuh.

”Setelah jatuh lari ke sawah. Warga sudah berkumpul, terus akhirnya lari ke tegalan,” kata dia.

Sempat kejar-kejaran dengan warga, pelaku akhirnya tertangkap dan diamankan oleh warga untuk dibawa ke Mapolsek Simo sekitar pukul 01.30 WIB.

”Setelah kami interogasi, ternyata ini aksi yang kedua. Yang pertama Jumat (2/12/2022) sekitar pukul 16.30 WIB, terduga pelaku sudah melakukan pencurian di Masjid As Sholihin Desa Talakbroto dengan membongkar kotak amal dengan menggunakan obeng warna hitam,” jelasnya.Baca: 2 Maling Kotak Amal Sragen Ngaku 12 Kali Beraksi di Jateng, 1 di GroboganPada aksi pencurian pertama tersebut, ada satu saksi melihat seseorang yang diduga pelaku masuk ke masjid sekitar 10 menit, pada sore hari.Orang tersebut menggunakan motor Honda Beat warna hitam dengan memakai celana panjang warna hitam, memakai jemper warna hitam merah, menggunakan tes gendong.”Pada malam hari, takmir masjid membuka kotak amal saat acara pengajian. Namun, kotak amal sudah dalam keadaan rusak dan uang yang ada di dalam kotak amal sudah tidak ada. Saat pelaku dimintai keterangan, pelaku mengaku akan melancarkan aksinya yang kedua tapi sudah kepergok warga,” imbuhnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler