Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pada tahun 2023 BKOW juga akan mendampingi korban kekerasan dalam rumah tangga. Hal ini dikatakan Ketua Umum BKOW Jateng Nawal Nur Yasin, seusai rapat paripurna XI badan tersebut, Kamis (8/12/2022).

Menurutnya, program yang telah dilaksanakan, selalu berpihak pada perempuan, renta dan anak serta pengentasan kemiskinan. Acara yang digelar di Aula Cendrawasih Kesbangpol itu, dihadiri juga oleh Ketua Dewan Pembina BKOW Jateng Siti Atikoh.

Baca juga: Pemprov Jateng Gelar Bursa Kerja bagi Disabilitas, Ada 27 Perusahaan Buka Lowongan

Selain Destara, adapula program "Grebeg Gayeng" yang fokus pada penanganan perempuan rentan miskin. Ada juga Gapura Gayeng atau gerakan perubhan pola asuh yang lebih humanis.

Hingga kini program Destara telah mendampingi 16 kelompok yang tersebar di berbagai kabupaten dan kota di Jateng.

”Ada cerita dari program Destara di Sragen, yang bersinergi dengan Baznas, Dinkop UKM dan Dinas Perlindungan Perempan dan Anak. Di Desa Ketro, ketika kami melakukan pelatihan pengolahan ikan menjadi abon, saat ramadan bisa terjual dan omzetnya mencapai Rp 15 juta per minggu,” ujarnya.

Lebih lanjut, pada program tahun depan BKOW akan lebih serius untuk mendampingi perempuan korban KDRT. Tahap pertama yang akan dilakukan adalah pelatihan paralegal.
Lebih lanjut, pada program tahun depan BKOW akan lebih serius untuk mendampingi perempuan korban KDRT. Tahap pertama yang akan dilakukan adalah pelatihan paralegal.”Kita akan dampingi korban kekerasan rumah tangga. Nanti ada pelatihan paralegal terlebih dahulu kemudian juga ada kepanjangan tangan di GOW yang tersebar di 35 kabupaten/kota,” sebut Nawal.Ketua Dewan Pembina BKOW Jateng Siti Atikoh mengapresiasi kinerja badan tersebut. Menurutnya, selama ini BKOW memiliki andl besar dalam penanggulangan kemiskinan melalui berbagai pendampingan, pelatihan dan pemasaran juga perbaikan RTLH."BKOW terdiri atas 40 organisasi perempuan, kalau bisa digerakkan semua untuk penanggulangan kemiskinan terkait kelompok rentan, perempuan di daerah pinggiran, penanggulangan stunting hingga pendewasaan usia pernikahan yang kini minimal 19 tahun,” pungkas Atikoh.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani Agus

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler