Anak Sekolah di Sragen Pakai Motor Dinas Orang Tua, Ini Respon Bupati
Murianews
Selasa, 13 Desember 2022 15:09:10
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Penyataan ini dilontarkan menanggapi viralnya foto dua pelajar SMA mengendarai motor Yamaha N-Max berpelat merah di media sosial. Sepeda motor warna merah itu diketahui merupakan motor dinas kepala desa.
Melansir dari solopos.com, foto motor dinas kepala desa yang dinaiki pelajar SMA tersebut sempat diunggah di Grup Facebook Kumpulan Wong Sragen (KWS) oleh pemilik akun Agus Zaki pada Selasa ( 6/12/2022).
Baca juga: Geger Penampakan Macan di Ngepringan Sragen, Polisi dan BKSDA Turun Tangan
”Saya rasa hal tersebut sudah menjadi viral beberapa hari ini, sebaiknya tidak digunakan. Motor itu kan digunakan untuk kepentingan dinas. Ketika anak tidak bisa ke sekolah karena motornya rusak, ya dipakai buat mengantarkan ke sekolah, pakai motor itu boleh silakan. Tapi bukan berarti dilepas dan dibawa sendiri. Ada yang namanya etika dan kepatutan,” terang Bupati Yuni seusai acara Pelantikan Kepala Desa Serentak Pertama (Serma) Kabupaten Sragen Tahun 2022, di Pendapa Sumonegara, Selasa (13/12/2022).
Berkaitan hal tersebut, Yuni menegaskan, kades yang bersangkutan sudah pasti ditegur. Ia menilai teguran sanksi sosial sudah diterima yang bersangkutan.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



