Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Penyataan ini dilontarkan menanggapi viralnya foto dua pelajar SMA mengendarai motor Yamaha N-Max berpelat merah di media sosial. Sepeda motor warna merah itu diketahui merupakan motor dinas kepala desa.

Melansir dari solopos.com, foto motor dinas kepala desa yang dinaiki pelajar SMA tersebut sempat diunggah di Grup Facebook Kumpulan Wong Sragen (KWS) oleh pemilik akun Agus Zaki pada Selasa ( 6/12/2022).

Baca juga: Geger Penampakan Macan di Ngepringan Sragen, Polisi dan BKSDA Turun Tangan

”Saya rasa hal tersebut sudah menjadi viral beberapa hari ini, sebaiknya tidak digunakan. Motor itu kan digunakan untuk kepentingan dinas. Ketika anak tidak bisa ke sekolah karena motornya rusak, ya dipakai buat mengantarkan ke sekolah, pakai motor itu boleh silakan. Tapi bukan berarti dilepas dan dibawa sendiri. Ada yang namanya etika dan kepatutan,” terang Bupati Yuni seusai acara Pelantikan Kepala Desa Serentak Pertama (Serma) Kabupaten Sragen Tahun 2022, di Pendapa Sumonegara, Selasa (13/12/2022).

Berkaitan hal tersebut, Yuni menegaskan, kades yang bersangkutan sudah pasti ditegur. Ia menilai teguran sanksi sosial sudah diterima yang bersangkutan.

”Jejak digital juga tidak akan hilang, lebih dari sekadar ditegur Bupati juga,” ujar Yuni.Sebelumnya, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Sragen, Suwandi, saat dihubungi Solopos.com, Rabu (7/12/2022), mengaku sudah mengonfirmasi penggunaan motor dinas kades tersebut. Dia menjelaskan motor dinas kades itu dipakai anak kades yang masih pelajar SMA karena motornya si anak bannya bocor.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler