Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Melansir dari infomasi yang dihimpun Solopos.com, hujan deras yang disertai angin tersebut terjadi sekitar pukul 14.30 WIB. Saat itu, para pedagang PRTM sedang mempersiapkan lapak mereka untuk berjualan malam ini.

Namun tiba-tiba hujan turun dengan deras dan disertai angin kencang. Akibatnya, sekitar 33 tenda PRTM ambyar terkena angin.

Baca juga: Mobil Kijang di Karanganyar Ludes Terbakar usai Isi BBM, Diduga Korsleting

”Hujannya sekitar pukul 14.30 WIB cukup deras disertai angin besar mengenai lapak-lapak PRTM ini. Padahal pedagang sudah mulai siap-siap berdagang malam ini. Malah ada yang sudah mulai berjualan,” ujar Camat Kerjo Sularno.

Dampak angin kencang menyebabkan banyak tenda yang tidak bisa digunakan untuk berdagang. Dengan terpaksa para pedagang batal mengais rezeki hari ini karena harus memperbaiki lapaknya terlebih dulu.
”PRTM ini kan memang kami adakan untuk mengakomodasi pedagang-pedagang kecil supaya mereka bisa dapat rezeki dengan berjualan di kompleks kantor kecamatan. Tapi hari ini lagi kena musibah, jadi untuk hari ini libur dulu karena lapaknya juga tidak bisa dipakai,” imbuh Camat.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler