Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Selain itu bencana longsor juga sempat memutus sejumlah  jalan penghubung antardusun dan desa. Sejauh ini, belum ada laporan adanya korban dalam bencana alam ini.

Malansir dari Solopos.com, Rabu (14/12/2022), sejak pagi, warga Ngargoyoso masih melakukan kerja bakti menyingkirkan material longsoran. Mereka dibantu para sukarelawan menggunakan peralatan seadanya saat membersihkan lokasi yang terkena longsor.

Baca juga: Diterjang Angin Kencang, Puluhan Tenda Pasar Rakyat Tiap Malam di Karanganyar Ambyar

Selain membuka jalan, kerja bakti juga dilakukan di rumah-rumah penduduk yang terkena longsor. Akses menuju lokasi longsor ini cukup terjal dan licin. Ditambah dengan medan jalan tanjakan yang sangat curam di kanan kiri diapit jurang di lereng Gunung Lawu.

Ketua RT 004/RW 004 Sidorejo, Ngargoyoso Widodo mengatakan, puluhan warga sempat terisolasi akibat longsor menutup jalan antardusun. Warga dibantu sukarelawan berusaha membersihkan jalan agar bisa kembali dilewati

”Longsor terjadi Magrib. Jadi semalaman jalan tertutup. Baru bisa dibersihkan hari ini,” katanya.
Kasi Pelayanan Desa Ngargoyoso Parno menambahkan, ada 15 rumah warga yang terdampak longsor. Dua rumah di antaranya di Dusun Sengon, dua rumah di Dusun Geger, satu rumah di Sidorejo 1, dan satu rumah di Dusun Sidorejo 2. Selain itu, tiga rumah di Dusun Tlobo, empat rumah di Mlokolegi, dan dua rumah di Guntur.”Data sementara ada 15 rumah rusak. Rusak ringan, sedang hingga berat,” kata dia.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler