Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Mereka yang dikukuhkan adalah Prof Dr Wiwi Isnaeni MS sebagai Guru Besar dalam bidang ilmu Pendidikan Biologi Fakultas Matamatika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Prof Dr dr Mahalul Azam MKes sebagai Guru Besar dalam bidang ilmu Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Keolahragaan (FIK).

Berikutnya, Prof Dr Margareta Rahayuningsih SSi MSi sebagai Guru Besar dalam bidang ilmu Biodiversitas Fakultas Matamatika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA), Prof Dr Eko Handoyo MSi sebagai Guru Besar dalam bidang ilmu Etika dan Kebijakan Pembangunan Fakultas Ilmu Sosial (FIS), dan Prof Dr Yeri Sutopo MPd MT sebagai Guru Besar dalam bidang ilmu Teknik Sipil Hidro Fakultas Teknik (FT).

Baca juga: Unnes Semarang Ikut Berdayakan UMKM Kudus Lewat Pameran

Dalam pengukuhan tersebut, Prof Dr Wiwi Isnaeni MS menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul “Model Project-Based Mastery Learning Biologi”. Prof Dr dr Mahalul Azam MKes menyampaikan orasi ilmiah yang berjudul “Pencegahan Kematian Mendadak Saat Aktivitas Olahraga”. Prof Dr Margareta Rahayuningsih SSi MSi memaparkan orasi ilmiah berjudul “Keanekaragaman Hayati Gunung Ungaran : Potensi, Ancaman, Konservasi”.

Selanjutnya, Prof Dr Eko Handoyo MSi memaparkan orasi ilmiah berjudul “Keberpihakan Kebijakan Pembangunan Terhadap Pedagang Kaki Lima”. Prof Dr Yeri Sutopo MPd MT mengangkat orasi ilmiah bertajuk “Aerator Di Saluran Luncur Pelimpah Bendungan Berbasis Ecological Engineering”.

Rektor Unnes Prof Dr S Martono MSi menyampaikan, pengukuhan profesor ini menunjukkan bahwa Unnes sebagai lembaga pendidikan semakin subur secara keilmuan. ”Ini bukti nyata bahwa kita memiliki dosen-dosen hebat yang siap mengembangkan ilmu pengetahuan dan siap memajukan institusi, bangsa, dan negara,” katanya, dilansir dari laman resmi Unnes.

Menurut Prof Martono, bertambahnya profesor juga memiliki makna khusus karena menunjukkan peningkatan kualifikasi dan kompetensi sumber daya manusia dalam memasuki era baru sebagai Perguruan Tinggi Negeri Badan Hukum (PTNBH).“Bertambahnya profesor akan membuat fondasi akademik kita semakin kukuh sehingga bisa terus menorehkan prestasi yang menjulang tinggi,” kata Rektor Unnes.Prof Martono menambahkan, transformasi PTNBH akan membawa perubahan besar baik secara akademik maupun nonakademik. Dengan otonomi yang dimiliki Unnes akan menjadi lebih leluasa mengembangkan diri sesuai dengan tantangan zaman. Itu artinya, seluruh potensi yang dimiliki akan dikembangkan sehingga memberi kontribusi terhadap kemajuan universitas.  Penulis: Dani AgusEditor: Dani AgusSumber: unnes.ac.id

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler