Produsen Lilin di Boyolali Kebanjiran Order Jelang Natal dan Tahun Baru
Murianews
Kamis, 15 Desember 2022 11:05:02
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kenaikan produksi bisa mencapai 30 persen dibandingkan beberapa pekan sebelumnya. Paling banyak diminta konsumen adalah jenis lilin pilar.
Arini Khoiriah, pemilik Naturaline, UMKM pembuatan lilin di Desa Candi, Kecamatan Ampel mengungkapkan, produksi lilinya mengalami peningkatan. Yakni, dari semula sekitar 20 boks, saat ini mencapai 25 boks per pekan.
Baca juga: Boyolali Punya Destinasi Wisata Baru, Namanya Cepogo Cheese Park
Ada beberapa ukuran lilin yang diproduksi. Dari ukuran kecil berdiameter kurang dari 1 cm, hingga lilin pilar berdiameter 5 cm dengan tinggi 30 cm. Ada pula yang tingginya 10 cm dengan diameter 6 dan 4 cm.
”Lilin pilar ini cukup ramai pesanan. Bahkan sebulan sebelum natal. Saya sudah mengirim ke Banjarmasin, Bali, dan sejumlah daerah di Jawa. Saya juga biasa mengirim ke gereja-gereja dan toko perlengkapan ibadah,” katanya, dikutip dari DetikJateng, Kamis (15/12/2022).
Dijelakan, lilin pilar dengan ukuran diameter 5 x 30 cm menjadi yang paling banyak diminta menjelang perayaan Natal ini. Selain itu, hampers Natal juga banyak diminati. Isinya, berupa dua lilin gelas aroma terapi yang dibungkus cantik, lengkap dengan kertas ucapannya.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



