Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (DPUPR) Karanganyar Asihno mengatakan, keempat proyek tersebut terdiri dari tiga proyek pembangunan jalan dan pembangunan kantor Dinas Pertanian, Pangan, dan perikanan (Disepertan PP)

”Saat ini empat paket pekerjaan tersebut dalam tahapan proses lelang. Harapannya proyek bisa dikerjakan di awal-awal tahun,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Senin (26/12/2022).

Asihno menyebutkan, tiga paket pekerjaan jalan itu yakni pembangunan ruas Macanan-Pulosari senilai Rp 3,3 miliar, ruas Beji-Pojok Rp 2,96 miliar, dan ruas Gebyok-Munggur Rp 1,87 miliar.

”Proyek pembangunan jalan sebagian dibeton dan ada yang peningkatan biasa,” terangnya.

Sementara, untuk proyek pembangunan kantor Dispertan PP juga akan dikerjakan awal tahun. Untuk pembangunan kantor Dispertan PP anggaran yang digelontorkan mencapai Rp 5,8 miliar. Anggarannya bersumber dari dari dana alokasi umum (DAU).

”Mudah-mudahan proses lelang lancar. Lelang bisa selesai akhir tahun ini, dan awal tahun sudah berjalan pengerjaannya,” kata Asihno.

Di sisi lain, menjelang tutup tahun, masih ada beberapa proyek yang belum selesai. Proyek itu di antaranya pembangunan Gedung Kebudayaan dan rumah dinas bupati tahap II.

Proyek pembangunan gedung kebudayaan secara progress pengerjaan sudah mencapai 98%. Sedangkan pembangunan rumah dinas bupati tahap II meliputi pendapa, gedung PKK, dan mes ajudan hampir selesai. Pemkab optimistis proyek tersebut rampung pada 30 Desember 2022 ini.
Asisten Perekonomian Pembangunan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Karanganyar, Titis Sri Jawoto, mengatakan cuaca ekstrem mempengaruhi pengerjaan sejumlah proyek.Akibatnya, sejumlah proyek meleset dari target. Seperti pembangunan Gedung Kebudayaan yang meleset dari jadwal kontrak kerja yang seharusnya rampung pada 22 Desember lalu.”Kontraktor sudah kenai penalti denda. Ya ini masih berjalan dendanya,” katanya.Titis mengatakan proyek pembangunan Gedung Kebudayaan tinggal menyisakan pemasangan plafon dan pengaspalan jalan. Ditargetkan penyelesaian pembangunan tersebut rampung akhir tahun nanti. Untuk mengantisipasi proyek molor di tahun depan, Pemkab mempercepat proses lelang untuk kegiatan fisik 2023 dibuka sejak akhir tahun ini.”Jadi tepat awal tahun proyek 2023 sudah bisa dikerjaan. Tanggal 2 Januari nanti kita rencananya peletakan baru pertama untuk proyek 2023 seperti kantor Dispertan PP dan pembangunan jalan,” katanya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler