Masih Banjir, Sejumlah Sekolah di 2 Kecamatan di Demak Diliburkan
Murianews
Senin, 2 Januari 2023 15:13:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Demak, Subkhan mengatakan, sejauh ini akses menuju ke sekolah maupun lingkungan sekolah masih tergenang banjir yang melanda sejak Sabtu (31/12/2022). Akibatnya, kegiatan belajar mengajar tak bisa dilakukan.
”Saat ini, ada sekolah yang terkena banjir baik di halaman maupun di ruang kelas. Ada juga akses ke sekolah yang banjirnya cukup tinggi. Demi keselamatan dan kesehatan anak, ada yang minta izin untuk belajar di rumah karena kondisi belum memungkinkan,” katanya seperti dikutip Solopos.com, Senin (2/1/2023).
Baca: Ratusan Korban Banjir Demak Mengungsi di Tanggul Sungai
Subkhan memperinci sekolah-sekolah yang meliburkan siswanya, yakni hampir semua sekolah di Kecamatan Sayung mulai jenjang SD hingga SMP. Kemudian, sejumlah sekolah di Kecamatan Demak.
”Itu seperti SD Negeri Bintoro 10, 14, 13, dan sejumlah SD Negeri di Desa Bango. Terus di Kecamatan Bonang sekolah juga masih meliburkan siswanya, seperti SMP Negeri 1 dan 3 Bonang,” bebernya.
Sementara, untuk wilayah Sayung hampir semua sekolah terdampak banjir yang melanda sejak Sabtu lalu. Bahkan genangan banjir disebut masih cukup tinggi hingga hari ini.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



