Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Sekretaris Disdikbud Karanganyar Nurini Retno Hartati mengatakan, sejauh ini tidak ada surat edaran terkait larangan bermain lato-lato di sekolah yang diterbitkan.

”Belum ada komplain. Kalau suara bising semua mainan kan memang bising. Yang penting mainan tidak di jam pelajaran,” katanya seeprti dikutip Solopos.com, Kamis (12/1/2023).

Baca: Sekolah di Lampung Ini Terbitkan SE Larangan Siswa Membawa Lato-Lato

Disdikbud Karanganyar tak ingin latah ikut melarang permainan lato-lato. Menurut Nurini yang terpenting permainan lato-lato dimainkan bukan di jam pelajaran.

Bisa saat jam istirahat atau pulang sekolah. Hal ini juga berlaku bagi mainan apa pun, tidak hanya lato-lato.

”Jadi monggo (silahkan) saja bawa mainan itu,” kata Nurini.

Dia juga mengaku belum menerima laporan dampak buruk anak bermain lato-lato. Saat ini permainan tersebut tengah digandrungi anak-anak sampai orang dewasa.
Baca: Viral Siswa Kelas 3 SD di Banyumas Buta Kena Lato-Lato, Kades Sokanegara: Itu HoaksAda sisi positif permainan lato yang menggeser anak ketergantungan pada ponsel pintar. Dengan bermain lato-lato, anak-anak tak perlu mengeluarkan uang membeli kuota internet. Apalagi harga lato-lato sangat terjangkau.”Bermain lato-lato membuka interaksi antarsesama teman. Saya lebih suka anak-anak yang membuka diri di lingkungan sosial dan menghindari kecanduan gadget,” Katanya.Disdikbud Karanganyar tak ingin bereaksi berlebihan mengenai fenomena lato-lato. Pihaknya mempersilakan anak-anak sekolah mengikuti lomba permainan itu yang kini marak digelar. Asalkan bermain sewajarnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler