Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Kepala Satpol PP Kota Salatiga Joko Haryono mengatakan, peristiwa kebakaran tersebut terjadi Kamis pagi sekitar pukul 09.30 WIB. Dugaan awal, api berasal kebocoran gas pada tabung LPG saat hendak digunakan memasak.
”Api diduga berasal dari (tabung) gas bocor saat memasak dan menyambar barang-barang yang mudah terbakar di area itu. Barang yang rusak antara lain meja, kompor, dan atap warung,” katanya seperti dilansir Solopos.com,.
Joko mengaku langsung mengerahkan dua unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan api. Hal itu dikarenakan kebakaran warung ronde yang dikenal legendaris di Salatiga itu berada di tengah permukiman padat penduduk.
Baca: Warung Sop Senerek Bu Atmo Magelang Kebakaran
”Warung ronde di permukiman padat, jadi dikhawatirkan api bisa merembet ke bangunan yang lain. Api langsung bisa dikendalikan,” ujar Joko.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



