Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sukamto (60), warga setempat mengatakan, kejadian tersebut terjadi Senin (23/1/2023) kemarin. Saat itu, ia yang tengah berada di depan rumah dibuat kaget dengan tangisan bocah.
Akhirnya, ia keluar rumah dan melihat ada ODGJ yang membawa seorang anak dicegat banyak orang. Dia menerangkan warga berkerumun dan menanyai ODGJ itu tentang anak yang dibawanya.
”Anak itu menangis histeris dan digendong siapa pun tidak mau. Saya datang dan kemudian anak itu saya gendong mau dan berhenti menangis lagi,” katanya seperti dikutip Solopos.com.
Dia mengatakan sesaat kemudian ibunya datang. Dari cerita ibunyaanak itu awalnya bermain di depan rumah pinggir jalan. Tiba-tiba, ada ODGJ lewat kemudian anak itu digendong ODGJ.
”Pada saat itu ibunya baru ke belakang. Saat ke depan rumah lagi anaknya tidak ada dan bingung mencari. Anak itu dibawa ODGJ dengan cara dimasukan ke sak kecil. Kemudian dipergoki warga dan dicegat warga. Anaknya diminta,” ujarnya.
Sukamto melanjutkan setelah ibunya datang, polisi juga datang. Kemudian ibu dan anak itu dibawa ke Polsek Gemolong.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



