Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Akibat kejadian tersebut, Masud meninggal dunia. Sementara sang istri Ismaliyah harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit

Anak korban, Sobirin mengatakan, kejadian memilukan tersebut terjadi Senin (6/2/2023) kemarin. Awalnya, kedua orang tuanya dibuat kaget saat mendengar kaca rumahnya pecah saat hendak salat subuh.

”Kejadiannya sekitar pukul 04.00 WIB. Bapak dan ibu persiapan mau berangkat salat subuh terus dengar ada suara kaca rumah pecah,” katanya seperti dikutip Detik.com, Selasa (7/2/2023).

Karena suara tersebut, sang ayah keluar rumah untuk melihat penyebabnya. Begitu keluar rumah, korban langsung dihantam dengan balok kayu oleh pelaku, Abdul Jaelani, di bagian kepala secara bertubi-tubi.

Mendengar suara ribut, sang ibu menyusul keluar rumah. Namun, pelaku juga langsung memukulnya dengan balok kayu.

”Ibu kan dengar ada suara ribut terus ibu nyusul bapak keluar rumah. Ibu malah ikut dipukul juga sama pelaku,” terangnya.

Sobirin yang juga mendengar ada suara kaca rumahnya pecah, bergegas keluar rumah. Hanya saja, ia sudah melihat kedua orang tuanya tergeletak di lantai.

”Begitu saya keluar, dia (pelaku) langsung kabur. Saya lihat, terus saya kejar. Saya kenal dia karena wajahnya tidak ditutupi. Saya coba tangkap, tapi ngelawan. Lalu warga berhamburan keluar rumah dan akhirnya dihajar warga sampai babak belur,” sambungnya.Meski begitu, Sobirin mengaku tidak tahu motif pelaku tega menganiaya kedua orang tuanya. Sejauh ini, ia merasa kedua orang tuanya tidak pernah mempunyai masalah dengan pelaku.Sementara itu, Kapolres Kendal AKBP Jamal Alam mengatakan, pelaku sudah diamankan setelah menjadi bulan-bulanan warga dan masih menjalani proses pemeriksaan.”Pelaku sudah diamankan dan saat ini sedang diperiksa di polsek Kangkung. Memang benar pelaku sempat menjadi bulan-bulanan warga,”terangnya.”Pelaku masih menjalani pemeriksaan dan polisi masih mendalami motif pelaku tega menganiaya kedua korban dengan menggunakan balok kayu dan mengakibatkan salah satu korban meninggal dunia,” ungkapnya. Penulis: SupriyadiEditor: SupriyadiSumber: Detik.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler