Cek Stunting di Demak, Taj Yasin Datangi Puskesmas Hingga Rumah Warga
Murianews
Rabu, 8 Februari 2023 20:11:05
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ia meninjau Puskesmas Mranggen II untuk melihat pelayanan kesehatan masyarakat. Di lokasi tersebut, Wagub nampak berdialog dengan warga terkait keluhan dan pelayanan yang didapatkan.
”Ini menindaklanjuti apa yang sudah dirapatkan oleh Pak Gubernur, penanganan kemiskinan ekstrem, penanganan stunting dan yang lainnya. Kebetulan saya ada di Mranggen, di Demak dan langsung ke puskesmas untuk memastikan bahwa puskesmas benar-benar mengetahui masyarakatnya,” katanya.
Dalam pantauannya, Taj Yasin menjelaskan, di Desa Wringinjajar angka kehamilan relatif tinggi. Berdasarkan laporan masuk, terdapat 59 ibu hamil. Menurutnya, di tingkat kecamatan kemungkinan jumlahnya lebih banyak lagi.
Oleh karenanya, ia meminta kepada pihak puskesmas serta perangkat desa untuk terus melakukan pendampingan. Menurutnya, koordinasi antar lembaga ini sangat diperlukan agar input data yang dilakukan bisa lebih cepat dan tepat.
”Di Mranggen ini ada 3 puskesmas, sehingga dibagi-bagi. Nah ini yang harus koordinasi antara puskesmas I, II, III, dikoordinasikan nanti penanganan stunting, bagaimana rumahnya, saya harap ini juga bisa melibatkan kepala desa, ketua RT, sehingga bisa include penanganan kemiskinan,” paparnya.
Selain meninjau puskesmas, Taj Yasin juga mengunjungi langsung ke rumah dua anak terindikasi stunting dan ibu hamil yang memiliki resiko kehamilan. Wagub berpesan ke orangtua, agar berkoordinasi dengan puskesmas dan bidan desa agar kondisi anak terus dipantau.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



