Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Ia meninjau Puskesmas Mranggen II untuk melihat pelayanan kesehatan masyarakat. Di lokasi tersebut, Wagub nampak berdialog dengan warga terkait keluhan dan pelayanan yang didapatkan.

”Ini menindaklanjuti apa yang sudah dirapatkan oleh Pak Gubernur, penanganan kemiskinan ekstrem, penanganan stunting dan yang lainnya. Kebetulan saya ada di Mranggen, di Demak dan langsung ke puskesmas untuk memastikan bahwa puskesmas benar-benar mengetahui masyarakatnya,” katanya.

Dalam pantauannya, Taj Yasin menjelaskan, di Desa Wringinjajar angka kehamilan relatif tinggi. Berdasarkan laporan masuk, terdapat 59 ibu hamil. Menurutnya, di tingkat kecamatan kemungkinan jumlahnya lebih banyak lagi.

Oleh karenanya, ia meminta kepada pihak puskesmas serta perangkat desa untuk terus melakukan pendampingan. Menurutnya, koordinasi antar lembaga ini sangat diperlukan agar input data yang dilakukan bisa lebih cepat dan tepat.

”Di Mranggen ini ada 3 puskesmas, sehingga dibagi-bagi. Nah ini yang harus koordinasi antara puskesmas I, II, III, dikoordinasikan nanti penanganan stunting, bagaimana rumahnya, saya harap ini juga bisa melibatkan kepala desa, ketua RT, sehingga bisa include penanganan kemiskinan,” paparnya.

Selain meninjau puskesmas, Taj Yasin juga mengunjungi langsung ke rumah dua anak terindikasi stunting dan ibu hamil yang memiliki resiko kehamilan. Wagub berpesan ke orangtua, agar berkoordinasi dengan puskesmas dan bidan desa agar kondisi anak terus dipantau.
Selain meninjau puskesmas, Taj Yasin juga mengunjungi langsung ke rumah dua anak terindikasi stunting dan ibu hamil yang memiliki resiko kehamilan. Wagub berpesan ke orangtua, agar berkoordinasi dengan puskesmas dan bidan desa agar kondisi anak terus dipantau.Saat berkunjung ke rumah seorang ibu hamil, Taj Yasin mendapat keluhan, ada warga yang tidak mendapat bantuan. Ia kemudian meminta penjelasan dari perangkat desa yang mendampingi.Setelah memahami situasinya, Wagub memberikan arahan agar perangkat desa kembali memverifikasi data warga miskin yang sudah diinput, agar bisa lebih tepat sasaran.”Yang paling penting adalah bagaimana untuk kemiskinan di data, itu harus sering-sering dicoba. Kalau ada error, apa? Didata. Tadi juga ada di sini (Wringinjajar), fotonya belum lengkap ya? Nah ini juga harus diselesaikan karena ini sudah tanggal 8. Dan nanti di akhir Februari sudah ada perubahan data lagi, perbaikan,” tutupnya. Penulis: SupriyadiEditor: Supriyadi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Jateng Terkini

Terpopuler